15 Anak Bajang di Dieng Banjarnegara Ikuti Prosesi Potong Rambut Gimbal

SetyoNt - Sabtu, 03 September 2022 23:26 WIB
15 Anak Bajang di Dieng Banjarnegara Ikuti Prosesi Potong Rambut Gimbal (Jatengaja.com/dok. Humas Pemprov Jateng)

Banjarnegara, Jatengaja.com – Sebanyak 15 anak bajang berambut gimbal di kawasan Dieng, Banjarnegara mengikuti ritual pemotongan rambut mereka.

Prosesi pemotongan rambut gimbal dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2022 yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo dilakukan di kompleks Candi Arjuna, Dieng Banjarnegara, Sabtu (3/9).

Sebelum dilakukan prosesi pemotongan rambut gimbal, ke-15 anak bajang masing-masing meminta hadiah yang harus dikabulka.

Mereka ada yang minta mandi salju di Transword Jakarta, sepeda motor mainan listrik dengan merek tertentu, handphone warna ping, handphone lima kamera, make up mainan, kulkas, atau delapan es krim centong.

Salah satu anak bajang bernama Dewani Alessandra, 5 meminta dua ekor meri atau anak bebek berwarna kuning sebagai syarat potong gimbal.

Sedangkan Adila Syifa Azzahra, 6 meminta dipotong rambutnya oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan digendong.

Sebelum mengawali pemotongan rambut gimbal, Ganjar memimpin kirab budaya yang diikuti warga sekitar. Dimulai dari Kantor Kepala Desa Dieng Kulon hingga depan gerbang Candi Arjuna.

“Berharap tradisi-tradisi yang ada di dataran tinggi Dieng bisa terus dijaga dan dikembangkan. Selain melestarikan budaya, tradisi itu juga mengundang banyak wisatawan untuk datang ke Dieng,” harap Ganjar.

Sebelum prosesi potong rambut gimbal, ke-15 anak bajang mengikuti prosesi jamasan di kompleks Darmasala.

Dalam prosesi itu, Siti Atikoh Ganjar Pranowo menjadi orang pertama yang diberikan kesempatan untuk menjamas dan mendoakan kelima belas anak bajang.

Siti Atikoh berharap belasan anak bajang yang dipotong rambut gimbalnya itu anak-anak bisa sehat dan di kemudian hari menjadi anak-anak yang berbakti kepada orangtua. Juga rambutnya bisa tumbuh normal lagi dan tidak sakit-sakitan.

"Katanya kalau kayak gitu agak pusing. Ini tradisi yang turun-temurun dan anak-anak yang berambut gimbal itu hanya tertentu, tidak semua anak atau bahkan salam satu keluarga. Tradisi ini harus kita lestarikan," katanya

Penyelenggaraan tradisi potong rambut gimbal tahun ini juga menjadi rekor. Jumlah anak yang ikut tradisi merupakan yang terbanyak selama tradisi ini digelar.

Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan untuk jumlah pemotongan rambut gimbal terbanyak. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS