Pura Mangkunegaran Solo Semakin Menarik Adanya Taman Pracima Tuin

Sabtu, 21 Januari 2023 20:54 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

IMG_2650.JPG
Pura Mangkunegaran Solo Semakin Menarik Adanya Taman Pracima Tuin (soloaja)

Solo, Jatengaja.com - Pura Mangkunegaran Solo semakin menarik dan asri dengan adanya Taman Pracima Tuin. Taman tersebut bisa digunakan untuk kegiatan budaya khas Mangkunegaran.

Peresmian Taman Pracima Tuin Pura Mangkunegaran dilakukan langsung oleh  KGPAA Mangkunegara X bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ditandai dengan pemukulan gong, Sabtu 21 Januari 2023.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh antara lain,  Menteri BUMN Erick Thohir, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, anggota DPR RI Aria Bima, anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep didampingi istrinya Erina Gudono.

“Ini merupakan momen yang sangat membanggakan dan membahagiakan bagi kami, seluruh keluarga, kerabat dan para insan praja Mangkunegaran, sebagai langkah awal mempertemukan masyarakat dengan Mangkunegaran,” kata  KGPAA Mangkunegara X dilansir dari Soloaja.co jaringan Jatengaja.com..

Menurut Gusti Bhre panggilan KGPAA Mangkunegaran X dari dulu Pura Mangkunegaran menjadi pusat kebudayaan Jawa yang memiliki visi membuat dampak sosial kebudayaan serta berkontribusi dalam menjawab tantangan pada era modern.

“Taman Pracima Tuin adalah ruang kebudayaan yang bisa menjadi tempat untuk menampilkan kebudayaan khas Mangkunegaran. Seperti kuliner dan busana,” imbuhnya.

Menteri Erick Thohir, Susi Pujiastuti, Aria Bima ikut hadir saat peresmian Pracima Tuin

 

Sementara, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan keberadaan Taman Pracima Tuin Pura Mangkunegaran dapat membangun kembali fondasi kebudayaan agar diingat generasi mendatang.

“Mengembalikan Solo sebagai salah satu tujuan wisata. Sebagai bangsa besar memajukan perekonomian. Tidak cukup kalau tidak punya fondasi. Salah satunya menjaga kebudayaan kita,” katany

Erick menambahkan Taman Pracima Tuin  terinspirasi zaman Mangkunegara VII, di mana terdapat perpaduan arsitektur Jawa dan Eropa, sejarah semacam ini perlu diingat kembali.***

Tulisan ini telah tayang di soloaja.co oleh Kusumawati pada 21 Jan 2023