Indosat
Selasa, 30 Desember 2025 18:01 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) meluncurkan kampanye lingkungan bertajuk JagaRaya PilahBox, sebagai bagian dari inisiatif CSR di PilarLingkungan.
Berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Semarang (Polines) mengajak mahasiswa, sivitas akademika, media, dan masyarakat untuk terlibat langsung dalam aksi pemilahan sampah plastik melalui mekanisme sederhana: menukar botol plastik menjadi pulsa IM3 atau Tri.
Acara yang diikuti sekitar 100 peserta ini, diawali dengan pengumpulan sampah botol plastik di area kampus dan demo penggunaan PilahBox yakni mesin berbasis IoT dan sensor cerdas milik Indosat yang mampu mengenali, menghitung, dan mengonversi botol plastik menjadi pulsa seluler secara otomatis.
EVP Head of Circe Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, mengatakan, melalui kampanye JagaRaya berkolaborasi dengan POLINES, diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk menyebarkan gerakan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Dengan mekanisme konversi botol menjadi pulsa, kami berharap semakin banyak masyarakat terdorong untuk melakukan aksi kecil yang memberikan dampak besar bagi lingkungan,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin 29 Desember 2025.
Untuk berpartisipasi dalam gerakan ini, mahasiswa masyarakat cukup datang ke PilahBox denganmembawa botol plastikdan memastikan memilikinomor Indosat (IM3 atau Tri) yang aktif.
Setelah memasukkan nomor ponsel terdaftar dan verifikasi One-Time-Password (OTP), mereka dapatmemasukkan botol plastikyang akan dikonversi menjadi poin.
Setiap botol bernilai 50 poin, dengan minimal 1.000 poin untuk penukaran. QR Code akan muncul untuk menukarkan poin menjadi pulsa. Khusus penukaran pertama, setiap pengunjung yang mendonasikan botolnya akan langsung menerima1.000 poin sebagaiapresiasi atas partisipasi mereka dalam programini.
“Partisipasi generasi muda merupakan kunci dalam menciptakan perubahan. Melalui kegiatan semacam ini, Indosat ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menjadi bagian dari gerakan lingkungan yang mudah, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi penggunanya. Program ini juga memperkuat hubungan antara industri dan institusi pendidikan dari sisi edukasi dan dampak sosial”, tambah Fahd.
Botol plastik bekas yang terkumpul melalui PilahBox akan dikelola oleh Bank Sampah POLINES, mitra pengelola sampahlokal tingkat kampus, sebagai bagiandari upaya pemberdayaan komunitas UMKM.
Sampah tersebut akan didaur ulang menjadi kerajinan tangan yang dijualbelikan sebagai buah tangan, memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat setempat.
Sementara, Direktur Polines Dr Garup Lambang Goro, S.T., M.T, mengapresiasi inisiatif dari Indosat dan berharap bisa memotivasi pihaklain untuk memberikan dampak yang lebihluas.
“Kami percayabahwa teknologi digitaldapat membawa kemajuanbagi peradaban manusiadan pelestarian lingkungan hidup khususnya di Semarang. Dari kegiatan ini mahasiwa POLINES memperoleh pengalaman praktis dalam kegiatan pengelolaan sampah modern yang relevan dengan dunia kerja dan kebutuhan industri di masa depan,” ujarnya. (-)
Bagikan
Indosat
5 bulan yang lalu
Indonesia
8 bulan yang lalu