Negara Ini Mulai Awal Puasa Ramadan pada19 Februari 2026

SetyoNt - Senin, 16 Februari 2026 23:42 WIB

Umat muslim berbuka puasa bersama pelataran Masjid Istiqlal, Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

undefined

Jatengaja.com - Sejumlah negara diketahui telah menetapkan awal puasa Ramadan 2026 pada 19 Februari mendatang, dengan perhitungan astronomi menunjukkan bulan sabit tidak akan terlihat atau sangat kecil kemungkinannya untuk terlihat di seluruh wilayah tersebut pada 17 Februari.

Pasal pada hari itu, Bulan akan terbenam sebelum matahari, Jarak sudut antara matahari dan bulan akan berada di bawah batas Danjon, sehingga pengamatan visual menjadi tidak mungkin, serta gerhana matahari cincin yang langka terjadi kemudian pada hari itu semakin menegaskan keselarasan ini.

Akibatnya, negara-negara yang membutuhkan penampakan yang terkonfirmasi kemungkinan akan menyelesaikan bulan Sya’ban selama 30 hari, sehingga Kamis, 19 Februari, kemungkinan besar akan menjadi hari pertama Ramadan di UEA. Beberapa negara mungkin memulai sehari lebih awal, tergantung pada kriteria lokal yang berbeda.

Kalender Islam adalah kalender lunar, dengan setiap bulan dimulai saat terlihatnya bulan baru. Perbedaan tanggal mulai terjadi karena negara dan komunitas mungkin bergantung pada, Penampakan bulan lokal, Pengamatan bulan global, dan Perhitungan astronomi, sehingga dapat mengakibatkan perbedaan satu hari dalam dimulainya Ramadan antar wilayah.

Sedangkan sebanyak lima negara Islam telah menetapkan awal puasa Ramadan yang dimulai pada 19 Februari 2026, dilansir dari Trenasia.id yang mengutip Gulf News, sebagai berikut.

1. Oman

Oman telah mengumumkan bahwa Kamis, 19 Februari, akan menjadi hari pertama Ramadan, menyusul perhitungan astronomi yang menunjukkan bahwa bulan sabit tidak dapat terlihat pada malam sebelumnya.

Komite utama penentuan awal bulan Hijriah mengkonfirmasi bahwa hari Rabu, 18 Februari, akan menandai berakhirnya bulan Sya’ban, sehingga hari berikutnya menjadi awal bulan Ramadan.

Pihak berwenang mengatakan keputusan tersebut sesuai dengan kriteria keagamaan dan ilmiah, karena bulan diperkirakan akan terbenam sebelum atau pada saat matahari terbenam pada tanggal 29 Sya’ban di seluruh provinsi Oman, sehingga pengamatan visual menjadi tidak mungkin.

2. Turki

Turki secara resmi menetapkan Kamis, 19 Februari, sebagai hari pertama bulan suci Ramadan setelah perhitungan astronomi menunjukkan hilal tidak mungkin terlihat pada tanggal rukyat sebelumnya.

Turki menentukan awal seluruh bulan Hijriah berdasarkan data astronomi yang telah dihitung sebelumnya untuk menilai kemungkinan visibilitas hilal. Bulan baru dimulai apabila pada hari ke-29 perhitungan menunjukkan hilal berpotensi terlihat, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teleskop, di wilayah mana pun yang memiliki waktu malam yang sama dengan Turki.

Kepresidenan Urusan Agama menyatakan bahwa hasil kajian mereka menunjukkan hilal tidak dapat disaksikan pada Selasa, 17 Februari, di kawasan Arab, dunia Islam, maupun Amerika. Karena itu, pemerintah memutuskan Kamis sebagai awal Ramadan.

3. Singapura

Singapura turut menetapkan Kamis, 19 Februari, sebagai hari pertama Ramadan setelah hasil perhitungan astronomi menyimpulkan bahwa hilal tidak mungkin terlihat pada malam rukyat.

Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS) yang dipimpin oleh Mufti Singapura menggunakan metode hisab berbasis kriteria visibilitas lokal. Otoritas menyampaikan bahwa pada Selasa, posisi bulan terbenam lebih dahulu dibandingkan matahari, sehingga hilal tidak dapat disaksikan dari wilayah Singapura.

4. Australia

Australia mengumumkan bahwa Ramadan 1447 H/2026 akan dimulai pada Kamis, 19 Februari. Keputusan ini ditegaskan oleh Dewan Fatwa Australia berdasarkan perhitungan astronomi.

Mufti Besar Australia, Dr Ibrahim Abu Mohamad, menjelaskan penetapan tersebut dilakukan setelah melalui musyawarah bersama dewan. Di Sydney dan Perth, hilal Ramadan diperkirakan muncul setelah matahari terbenam pada Selasa, 17 Februari, sehingga bulan suci tidak mungkin dimulai pada malam itu.

Dr Abu Mohamad juga mengimbau umat Islam untuk saling menghormati perbedaan pandangan ulama, menjaga persatuan, serta mendoakan perdamaian, keamanan, dan kemudahan bagi mereka yang tengah menghadapi kesulitan di berbagai belahan dunia, khususnya di Gaza.

5. Uni Emirat Arab

Di Uni Emirat Arab, Ramadan 2026 diperkirakan dimulai pada Kamis, 19 Februari, berdasarkan informasi dari Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD). Penetapan resmi tetap menunggu hasil pemantauan hilal sesuai tradisi. (-)

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 16 Feb 2026

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS