Pemudik Diimbau Manfaatkan Transportasi Publik
Semarang, Jatengaja.com – Masyarakat yang berencana mudik dengan kendaraan roda dua diminta memanfaatkan transportasi publik. Pemerintah telah menyiapkan dan menambah kapasitas untuk memuat lebih banyak kendaraan pemudik.
“Alhamdulillah ini ada paket mudik, penumpang plus sepeda motornya. Itu ada tambahan 3 bagasi yang disiapkan, sehingga nanti dari kereta itu penumpang nanti pulang yang membawa motor langsung saja dipakai,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengecek kesiapan fasilitas pemudik di Stasiun Tawang, Rabu (5/4/2023).
- Ratusan Orang Ikuti Buka Bersama Yayasan Izzatul Islam di Watulawang
- Majelis Wali Amanat UNS Akan Tetap Lanjutkan Pelantikan Rektor
- 350 Toko Modern di Kota Semarang Diketahui Belum Miliki Izin PBG
Gubernur mendapat laporan bahwa ada tambahan lima rangkaian kereta yang melintas di wilayah Semarang. Selain kereta api, transportasi jalur laut yang akan berangkat lewat Pelabuhan Tanjung Priok, masih tersedia.
“Yang tanggal 18 itu penumpang sekaligus juga motornya, dan itu masih ada kuota. Jadi, jika ada yang mau mudik dari Priok ke Semarang silakan mendaftar, sehingga nanti persiapannya betul-betul akan baik,” ujarnya.
Utamakan Keselamatan
Gubernur mengimbau para pemudik memanfaatkan transportasi publik untuk pulang kampung saat Lebaran 1444 H. Gubernur didampingi perwakilan KAI Daop IV, Sujoko dan Plh Dishub Provinsi Jateng, Deta, mengecek situasi di Stasiun Tawang.
- Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Bakal Rugi Triliunan Rupiah
- Semen Baturaja Raih Kredit Rp901,425 Miliar
- Pemkot Pekalongan Gratiskan Tiket Masuk Wisata pada 1 April 2023
Dia meminta masyarakat mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Menurutnya, mudik dengan kendaraan roda dua sangat tidak aman, apalagi untuk jarak jauh.
“Hindari menggunakan sepeda motor untuk jarak yang sangat jauh. Itu akan membahayakan diri sendiri. Ada kelelahan, muatannya juga kadang berlebihan, semuanya dibawa, sehingga itu akan membahayakan. Pakailah kendaraan yang lebih aman,” tuturnya. (-)