Brimob Amankan Kebakaran PT Chengqi Industrial Indonesia
Jepara, Jatengaja.com - Kebakaran terjadi di perusahaan PT Chengqi Industrial Indonesia, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa kebakaran di PT Chengqi Industrial Indonesia tersebut terjadi sekira pukul 10.30 WIB, Sabtu 17 Januari 2026. Sumber api diduga dipicu oleh sambaran petir yang mengenai material busa (foam), sehingga cepat menjalar ke area gudang seluas kurang lebih 16.000 meter persegi.
Dalam kejadian tersebut, dua orang karyawan atas nama RK (25) dan DS (33) mengalami luka bakar dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Mayong, Jepara.
- Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir
- 1.239 Pesepabola Cilik Putri Ikuti MilkLife Soccer Challenge
- Pertamina Jamin Pasokan BBM di Kudus, Jepara, dan Pati Aman
- Nestle Tarik Produk Susu Formula Karena Mengandung Cereulide
- Cegah Korupsi, di Jateng Telah Berdiri 327 Desa Antikorupsi.
Untuk mengamankan kebakaran itu Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Jawa Tengah diterjunkan untuk memastikan lokasi aman dari potensi paparan bahan berbahaya.
Menyikapi potensi risiko dari material yang terbakar, Dansatbrimob Polda Jawa Tengah segera mengerahkan Unit Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir (KBRN) Detasemen Gegana ke lokasi kejadian.
Di bawah pimpinan Danden Gegana Kompol Jon Peri, tim melaksanakan deteksi dan identifikasi menggunakan peralatan khusus untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman.
Hasil pemeriksaan di area prioritas menunjukkan adanya peningkatan kadar gas sulfur dioksida (SO₂) dan iso-butana yang berasal dari sisa proses pembakaran.
Personel Satbrimob kemudian melakukan langkah penanganan cepat dan terukur, antara lain dengan menutup sumber aliran gas, melakukan penyegelan pada pipa menggunakan chemical tape, serta melaksanakan pendinginan dan dekontaminasi pada titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan bahaya.
Dari hasil keseluruhan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya kebocoran radioaktif, dan residu gas yang terdeteksi masih berada dalam ambang batas aman, sehingga tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi masyarakat sekitar.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Pol Artanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Unit KBRN Detasemen Gegana Brimob yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut.
“Kehadiran tim ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, baik dari bahaya kebakaran maupun potensi paparan zat kimia,” ujar Kombes Pol Artanto saat memberikan keterangan di Mapolda Jawa Tengah, Minggu (18/1/2026) pagi.
Lebih lanjut, Kabid Humas juga menyampaikan keprihatinan atas adanya korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Kami mendoakan agar kedua korban segera diberikan kesembuhan. Ke depan, kami mengimbau pengelola kawasan industri untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem, serta memastikan sistem pengamanan dan keselamatan kerja berfungsi secara optimal,” katanya.(-)
