Pertamina Jamin Pasokan BBM di Kudus, Jepara, dan Pati Aman
Semarang, Jatengaja.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan dan distribusi BBM serta LPG di wilayah terdampak banjir Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati dalam kondisi aman dan terkendali.
Meski sejumlah jalur suplai BBM dan LPG terdampak genangan banjir, di antaranya daerah Trengguli, Kabupaten Demak, kawasan Kaligawe dan daerah Pengapon, Kota Semarang, serta jalur lintas Kudus–Jepara–Juwono.
“Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Jepara, Kudus, dan Pati yang terdampak banjir tetap aman,” kata Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan dalam keterangan tertulis Jumat 16 Januari 2026.
- Nestle Tarik Produk Susu Formula Karena Mengandung Cereulide
- Cegah Korupsi, di Jateng Telah Berdiri 327 Desa Antikorupsi.
- Perusahaan China Akan Investasi Air Minum di Jateng Rp160 M
- BNI Luncurkan Achievers Chapter, Dukung Ekonomi Nasional
- Kebanjiran, Pertamina Stop Opeasional SPBU Tangulangi Kudus
Menurut Taufiq, Pertamina terus melakukan monitoring dan mitigasi pasokan energi di lapangan. Untuk menjaga kelancaran distribusi energi telah melakukan pengaturan jalur alternatif dan penyesuaian pola pasokan.
“Kami melakukan pengaturan distribusi pada dinihari saat tidak ada kemacetan serta merubah jalur suplai agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi meskipun terdapat kendala akibat banjir,” ujarnya.
Taufiq menjelaskan Pertamina memberlakukan pengaturan prioritas operasional, khususnya pada distribusi dini hari, dengan memprioritaskan mobil tangki yang menuju wilayah terdampak, serta mengoptimalkan penggunaan jalur alternatif melalui Grobogan–Mranggen guna menghindari genangan banjir.
Pertamina imbuh ia, juga menyiapkan penambahan pasokan LPG 3 Kg untuk wilayah terdampak banjir sebanyak 33.600 tabung untuk Kabupaten Jepara, 29.080 tabung, Kabupaten Kudus, dan 37.520 tabung untuk Kabupaten Pati.
Penambahan pasokan fakultatif LPG 3 Kg diilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen serta mencegah terjadinya kelangkaan yang dapat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Dengan pasokan yang mencukupi, diharapkan distribusi LPG tetap lancar dan masyarakat dapat memperoleh LPG sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelas Taufiq.
Ia menambahkan terdapat beberapa SPBU yang terdampak banjir dan dilakukan penghentian operasional sementara sesuai prosedur keselamatan yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kudus yakni SPBU 43.593.18 – Jl. Lingkar Utara, Bacin, SPBU 44.593.15 – Jalur Pantura Demak–Kudus, SPBU 48.595.05 – Jl. Raya Demak (perbatasan Kudus–Demak).
Pertamina mengarahkan konsumen ke SPBU terdekat yang masih beroperasi sebagai lokasi alih suplai yakni SPBU 44.593.04 Matahari – Jl. Jend. Ahmad Yani, Kudus, SPBU 44.593.01 Prambatan – Jl. Raya Kudus–Jepara, SPBU 44.593.09 Hadipolo – Jl. Raya Kudus–Pati, dan SPBU 44.593.25 Rendeng – Jl. Jend. Sudirman, Kudus.
“Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan melakukan pemantauan intensif guna memastikan distribusi energi tetap aman, lancar, dan berkualitas di tengah kondisi cuaca ekstrem,” ujar Taufiq. (-)
