Gubernur Jateng Layat Almarhum Bos Djarum, Bambang Hartono

Selasa, 24 Maret 2026 21:31 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

gub layat djarum.jpg
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi (kanan) melayat almarhum bos PT Djarum, Michael Bambang Hartono yang disemayamkan di Gedung Olahraga PB Djarum, Jati, Kabupaten Kudus. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Kudus, Jatengaja.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi melayat almarhum bos PT Djarum, Michael Bambang Hartono yang disemayamkan di Gedung Olahraga PB Djarum, Jati, Kabupaten Kudus.

Ahmad Luthfi menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya sosok yang dinilai memiliki kontribusi besar, tidak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga bagi masyarakat Jawa Tengah.

“Sangat kehilangan tokoh nasional, pengusaha nasional dari wilayah kita. Ini menjadi duka yang mendalam,” katanya di sela melayat di Gedung Olahraga PB Djarum Kudus, Selasa 24 Maret 2026.

Ia menyampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat, khususnya Kudus, dirinya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.

“Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah bersama seluruh masyarakat, khususnya wilayah Kudus, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah beliau diterima,” ujar Luthfi.

Gubernur Jateng mengenang almarhum sebagai sosok yang baik dan memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan, termasuk dalam program sosial seperti mudik gratis serta pengembangan ekonomi hijau.

“Sejak saya menjadi Gubernur, melalui Pak Bupati, program mudik gratis juga didukung Djarum. Termasuk pengembangan green economy, Djarum menjadi salah satu yang mendunia,” tandasnya.

Jenazah Michael Bambang Hartono yang sebelumnya disemayamkan di rumah duka di Jakarta dibawa ke Gedung Olahraga PB Djarum, 22 Maret 2026.

Berdasarkan pantauan, ratusan pelayat dari berbagai kalangan berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh bisnis terbesar di Indonesia tersebut.

Persemayaman di Kudus dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026. Masyarakat umum diberi kesempatan untuk melayat dan mendoakan almarhum sebelum prosesi pemakaman yang terencana digelar di Rembang, Rabu 25 Maret 2026.

Sebagai informasi, Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026 di Singapura pada usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Djarum, tetapi juga bagi dunia usaha nasional. 

Semasa hidupnya, Bambang Hartono dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia yang bersama saudaranya, Robert Budi Hartono. 

Sosok tersebut membesarkan Grup Djarum menjadi perusahaan besar yang merambah berbagai sektor, mulai dari industri rokok hingga perbankan.

Selain di dunia bisnis, almarhum juga dikenal sebagai filantropis dan pecinta olahraga. Melalui PB Djarum dan Djarum Foundation, turut melahirkan banyak atlet bulu tangkis berprestasi serta menjalankan berbagai program sosial di bidang pendidikan dan lingkungan. (-)