Ribuan Mahasiswa KKN Undip Diterjunkan ke 10 Daerah Dukung Kecamatan Berdaya

SetyoNt - Selasa, 07 Juli 2026 21:28 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi (dua dari kanan) secara resmi melepas ribuan mahasiswa KKN Undip tersebut di Gedung Muladi Dome, Kota Semarang, Selasa 7 Juli 2026. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menerjunkan sebanyak 4.620 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke sejumlah daerah di Jawa tengah.

Para mahasiswa KKN Undip itu diterjunkan ke 10 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Mereka diharapkan membantu program kecamatan berdaya serta memetakan persoalan dan potensi desa sesuai kebutuhan masyarakat.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) , Ahmad Luthfi secara resmi melepas keberangkatan ribuan mahasiswa KKN Undip tersebut di Gedung Muladi Dome, Kota Semarang, Selasa 7 Juli 2026.

Luthfi mengatakan, menggendeng mahasiswa KKN Undip untuk mendukung program Kecamatan Berdaya yang merupakan salah satu strategi Pemprov Jateng dalam mempercepat pembangunan berbasis wilayah.

Jawa Tengah memiliki sekitar 8.710 desa dengan karakteristik yang berbeda-beda. Karena itu, kecamatan dijadikan titik penguatan program agar pembangunan desa lebih terarah.

“Berharap para mahasiswa KKN Undip bisa memberikan masukan berdasarkan kondisi riil masyarakat. Melalui sinergi ini turut memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Luthfi.

Sementara, Rektor Undip Semarang, Suharnomo menyatakan, akan terus mendukung program Pemprov Jateng melalui KKN reguler maupun tematik.

“Program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan daerah, seperti penguatan UMKM, penurunan stunting, penurunan angka kematian ibu, dan pemberdayaan masyarakat,” uajrnya.

Peserta KKN Undip dari Fakultas Kedokteran, Lasma Siombing menyatakan telah menyiapkan beragam program sesuai dengan persoalan di desa tujuan yakni Desa Kunti, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.

“Saya akan membuat program edukasi kesehatan untuk anak-anak sekolah, mulai dari perilaku hidup bersih hingga screening gigi,” ujarnya.

Sedangkan mahasis Mahasiswa Fakultas Sains, Naila Safa Zuri yang akan KKN di Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri mengungkapkan akan membaut program program pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme.

“Kami telah mempersiapkan program tersebut setelah kelompoknya menemukan persoalan kekeringan dan pengelolaan limbah di desa tersebut,” katanya. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS