Jumlah Penumpang Angkutan Umum Lebaran 2026 Capai 10,02 Juta Orang

SetyoNt - Selasa, 24 Maret 2026 17:51 WIB
Jumlah Penumpang Angkutan Umum Lebaran 2026 Capai 10,02 Juta Orang. (ilustrasi/internet)

Jakarta, Jatengaja.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan total jumlah penumpang angkutan umum selama arus mudik Lebaran 2026 mencapai sebanyak 10.027.482 orang.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Ernita Titits Dewi menyatakan, jumlah penumpang angkutan umum arus mudik lebaran tahun ini mengalami kenaikan sebesar 8,58% dibandingkan atas tahun 2025.

“Pada angkutan umum arus mudik Lebaran tahun 2025 tercatat sebanyak 10.027.482 orang,” katanya.

Dilansir dari kemenhub.go.id, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga hari H Lebaran (21 Maret 2026) total jumlah penumpang angkutan umum arus mudik Lebaran mencapai 10.887.584 orang.

Dengan distribusi kumulatif per moda meliputi moda kereta api sebanyak 3.349.343 orang, naik 13,46% dari 2.952.055 orang pada tahun sebelumnya.

Angkutan udara sebanyak 2.397.192 orang, naik 2,95% dari 2.328.551 orang, angkutan penyeberangan sebanyak 2.664.004 orang, naik 14,01% dari 2.336.619 orang, angkutan bus sebanyak 1.693.931 orang, naik 9,37% dari 1.548.874 orang; dan angkutan laut sebanyak 783.114 orang.
Kementerian Perhubungan juga mencatat kinerja ketepatan waktu (on time performance/OTP) angkutan umum pada hari H Lebaran untuk angkutan perkeretaapian antarkota sebesar 97,70%.

Moda perkeretaapian regional 99,40%, moda udara domestic sebesar 88.09%, dan moda udara internasional 69,31%.

Untuk OTP untuk moda angkutan laut mencapai 95,92%, angkutan penyeberangan mencapai 93,20%, dan angkutan darat sebesar 64,97%.

Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk mulai mengantisipasi arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026 (H+3).

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan guna mengurangi kepadatan serta memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Ernita Titis.

Titis juga mengingatkan agar masyarakat memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, membawa obat-obatan pribadi, serta memastikan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan moda transportasi yang resmi dan berizin serta memanfaatkan informasi terkini dari kanal resmi pemerintah,” katanya. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS