Presiden Jokowi Turut Berduka Atas Tragedi Sepak Bola di Kanjuruhan Malang, Minta Kapolri Usut Tuntas

SetyoNt - Minggu, 02 Oktober 2022 17:13 WIB
Presiden Jokowi Turut Berduka Atas Tragedi Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan Malang, Minta Kapolri Usut Tuntas (dok. Setkab)

Bogor, Jatengaja.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang dalam tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-sudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,” kata Presiden Jokowi dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogordilansir dari presiden.go.id, pada Minggu, 2 Oktober 2022

Untuk penanganan tragedy itu, Presiden Jokowi meminta kepada Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur (Jatim) untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik.

Kepala Negara juga memerintahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melakukan evaluasi secara menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan dan prosedur pengamanan penyelenggaraan sepak bola di Tanah Air.

Secara khusus, meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Presiden Jokowi juga meminta agar Liga 1 dihentikan sementara.

“Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Presiden Jokowi sangat menyesalkan terjadinya tragedi tersebut dan berharap agar kejadian tersebut merupakan tragedi terakhir dalam sepak bola di Indonesia.

“Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang. Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama,” tandasnya. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS