Operasi Keselamatan Candi 2026 Telah Tindak 51.736 Pelanggar

SetyoNt - Minggu, 15 Februari 2026 14:21 WIB
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto menyatakan Operasi Keselamatan Candi 2026 Tindak 51.736 Pelanggar. (dok. Humas Polda Jateng )

Semararang, Jatengaja.com – Polda Jawa Tengah (Jateng) merilis menjelang berakhirnya kegiatan Operasi Keselamatan Candi 2026 tercatat total sebanyak 51.736 perkara pelanggaran telah ditindak.

​Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Pol Artanto, menyampaikan selama periode 2-13 Februari 2026 Operasi Keselamatan Candi , tercatat total 51.736 perkara pelanggaran yang ditindak.

“Tindakan melalui mekanisme ETLE mendominasi sebanyak 27.115 perkara, sementara 30.045 pengendara diberikan teguran simpatik,” katanya di Mapolda Jateng di Semarang, Sabtu (14/2/2026).

Menurut Artanto, pelanggaran masih didominasi pengendara roda dua dengan total 19.862 pelanggar. Jenis pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan helm SNI sebanyak 10.245 kasus.

Disusul melawan arus, pengendara di bawah umur, hingga penggunaan knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi.

Sedangkan, untuk kendaraan roda empat, tercatat 1.829 pelanggaran dengan mayoritas pelanggar tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt) dan penyalahgunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang.

“Mayoritas pelanggar berada pada rentang usia produktif, yakni 16-30 tahun, yang mencapai 13.893 orang atau 64 persen dari total pelanggar,” ujar Kabid Humas.

Terkait angka kecelakaan, Artanto menyebutkan tercatat terjadi 574 kasus laka lantas yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. Faktor utama penyebab kecelakaan teridentifikasi akibat kelalaian saat mendahului, tidak menjaga jarak aman, serta faktor kelelahan fisik pengemudi.

Kabid Humas menegaskan, seluruh rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 ini bukan sekadar penegakan hukum rutin, melainkan langkah strategis cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H.

“Kesadaran yang kita bangun hari ini adalah investasi agar arus mudik dan balik Lebaran nanti dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar. Kami juga telah mulai berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan kesiapan jalur-jalur mudik di Jawa Tengah,” jelasnya. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS