Kemnaker Adakan Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Gratis
Jakarta, Jatengaja.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengadakan program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 gratis dengan membuka kuota 70.000 peserta.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyatakan program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta kesiapan kerja masyarakat agar mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus membuka peluang wirausaha.
Hartarto menegaskan seluruh rangkaian pelatihan vokasi tersebut diberikan secara gratis sebagai bentuk investasi pemerintah dalam menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
- Tenaga Kerja Asal Batang Ikuti Pelatihan Kerja di China
- Dibintangi Sherina, Film Filosofi Teras Angkat Stoikisme
- Pempro Jateng Dorong UMKM Fashion Muslim ke Pasar Dunia
- Bank Jateng Catatkan Laba Tahun 2025 Senilai Rp1,4 Triliun
- Gubernur Jateng Minta Semarang dan Solo Jadi Prioritas BNNP
“Program pelatihan vokasi ini mengedepankan konsep link and match, sehingga pelatihan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri. Lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi kebutuhan pasar kerja,” kata Hartarto di Kantor Kemnaker, Jakarta dilansir dari infopublik.id, Sabtu 28 Februari 2026.
Sementara, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, pada Batch 1 pelatihan vokasi nasional tahun ini pemerintah menyiapkan kuota sebanyak 20.000 peserta.
“Secara keseluruhan, program ditargetkan menjangkau lebih dari 70.000 peserta melalui tiga gelombang pelatihan sepanjang 2026,” ujarnya.
Pelatihan dilaksanakan secara serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun pada platform SIAPkerja. Untuk Batch 1, prioritas diberikan kepada lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023–2025 sebagai upaya mempercepat transisi lulusan sekolah ke dunia kerja.
Adapun program pelatihan mencakup berbagai keterampilan strategis, seperti Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri.
Peserta Pelatihan Vokasi Nasional memperoleh berbagai fasilitas pendukung, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga disediakan sesuai kriteria dan ketersediaan.
Pendaftaran Batch 1 berlangsung melalui laman skillhub.kemnaker.go.id pada 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Seleksi peserta dilaksanakan pada 9-15 Maret 2026, pengumuman hasil seleksi pada 16 Maret 2026, dan pelatihan dijadwalkan mulai 1 April 2026.
“Berharap pelatihan vokasi tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, sikap kerja profesional, serta etos kerja yang menjadi fondasi utama peningkatan produktivitas nasional,” harap Menteri Ketenagakerjaan. (-)
