Tenaga Kerja Asal Batang Ikuti Pelatihan Kerja di China

SetyoNt - Sabtu, 28 Februari 2026 21:56 WIB
Tenaga Kerja Asal Batang Ikuti Pelatihan Kerja di China. (dok. jatengprov)

Jatengaja.com - Sebanyak 156 orang karyawan PT Ace Medical Products Indonesia di Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Industropolis Kabupaten Batang mengikuti pelatihan kerja intensif di Zhijiang, Hubei, China.

Manajer Humas Resources and General Affairs (HRGA) PT Ace Medical Products Indonesia, Agnes Galih, menjelaskan program pelatihan ini merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.

“Dari 156 peserta, sebanyak 117 orang atau sekitar 80 persen peserta pelatihan merupakan tenaga kerja asal Batang,” katanya dilansir dari jatengprov.go.id, Sabtu 2026.

Menurut Agnes pelaksanaan pelatihan digelar dalam dua gelombang, yakni Periode I pada November 2025-Februari 2026 dan Periode II pada Maret-Juni 2026.

Ia menambahkan pelatihan kerja dilakukan langsung di China karena seluruh sistem produksi, mesin, teknologi, bahan baku, dan pelatih masih terpusat di negara tersebut, sehingga karyawan perlu memahami proses produksi secara menyeluruh, termasuk standar operasional, sistem teknologi, serta budaya kerja, dan disiplin perusahaan.

“Dengan demikian, saat fasilitas di Batang mulai beroperasi, mereka telah siap bekerja sesuai standar global,” ujarnya.

Program pelatihan kerja di China, lanjut Agnes, merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Manajemen Allmed China menargetkan dalam lima tahun ke depan operasional PT Ace Medical Products Indonesia dapat sepenuhnya dikelola oleh tenaga kerja Indonesia.

Para peserta pelatihan kerja akan mempelajari berbagai kompetensi, antara lain operator dan operator mesin produksi, quality assurance (QA), teknisi mesin, sterilisasi, waste water management, production material control (PMC), serta sistem dan teknologi produksi.

“Pelatihan kerja ini tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga penguatan kemampuan manajerial sesuai jabatan masing-masing karyawan,” katanya.

Salah satu peserta, Mokhammad Bima Dewanda, menyatakan pelatihan kerja di China menjadi pengalaman pertama yang mengubah perspektifnya.

Lulusan SMK N 1 Kandeman jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik itu mengetahui proses rekrutmen peserta pelatihan dari website Batang Career.

Menurut warga Desa Subah Batang tersebut, budaya kerja di China sangat terbuka terhadap proses belajar,

“Di sana tidak ada istilah tidak bisa. Mereka sangat terbuka dan senang jika kita mau belajar. Ilmu yang saya dapat akan saya terapkan dan bagikan kepada rekan kerja di Batang,” ujarnya.

Sementara, Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, menyebut PT Ace Medical Products Indonesia dapat menyerap 3.500 orang tenaga kerja, dengan prioritas utama masyarakat Batang.

“Ini bukan hanya tentang penyerapan tenaga kerja, tetapi tentang peningkatan kapasitas, alih teknologi, dan pembentukan etos kerja global yang akan memperkuat daya saing industri di Batang,” ucapnya. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS