Jateng dan Lampung Jalin Kerja Sama Senilai Rp832,3 Miliar
Lampung, Jatengaja.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dan Lampung menjalin 11 kerja sama diberbagai bidang dengan nilai mencapai Rp832,3 miliar per tahun.
Penandatanganan nasakh kerja sama disaksikan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, di Mahan Agung, Kota Bandar Lampung, Selasa 6 Januari 2026) malam.
Sedangkan 11 kerja sama tersebut antara lain, penguatan pendidikan vokasi melalui penyelenggaraan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kembar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, fasilitasi pengembangan sektor industri dan perdagangan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Dua kerja sama tersebut berlaku dalam jangka waktu lima tahun.
- Ini Manfaat dan Risiko Diet Karnivora yang Lagi Populer
- Konsumsi Dex Series di Jateng dan DIY Meningkat 35,6 Persen
- 10 Januari, Grup K-Pop RIIZE Bakal Gelar Konser di Jakarta
- Ini Nominasi Atlet Putra dan Putri Peraih SIWO Award 2025
- Perum Bulog Bakal Gelontorkan 1,5 Juta Ton Beras SPHP
Pemanfaatan gas bumi dan pengembangan energi baru terbarukan oleh PT Jateng Petro Energi (JPEN) dengan PT Lampung Jasa Utama (Perseroda), perdagangan multi komoditas oleh PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda) dengan PT Wahana Raharja (Perseroda).
Penyediaan bahan pangan komoditas hasil pertanian dan perkebunan oleh PT Jateng Argo Berdikari (Perseroda) dengan PT Wahana Raharja dan Koperasi Produsen Agro Gelem Hijau.
Kerja sama asosiasi Hipmi Jateng dengan Hipmi Lampung tentang peningkatan kapasitas institusi di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan, serta bidang maritim, kelautan, dan perikanan.
Kemudian Astindo Jateng dengan Astindo Lampung tentang pengembangan pariwisata, Kadin Jateng dengan Kadin Lampung tentang perdagangan penyediaan komoditas seperti garam, gula, kelapa, jahe gajah, beras, buah, kapulaga, singkong, tepung tapioka, produk kerajinan, udang, dan sapi.
Selin itu juga PT Goldensnack Mas Sejahtera dan PT Asindo Tech tentang suplai bahan baku tepung tapioka. Selanjutnya, kemitraan antara PT Fajar Mulia Transindo dan PT Wahana Raharja (Perseroda) tentang rantai pasok industri dan perdagangan, meliputi gula kristal, ini nalar, kopi, bawang putih, dan lainnya.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, kerja sama yang dibangun dengan Provinsi Lampung tersebut untuk menumbuhkan ekonomi baru di kedua wilayah.
“Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan saat pertemuan antargubernur di Kepulauan Riau, pada Juni 2025 lalu. Kerja sama ini untuk menumbuhkan ekonomi baru di masing-masing provinsi,” ujarnya.
Ia menegaskan, kerja sama itu bukan berarti Jawa Tengah lebih maju daripada Lampung, melainkan agar maju dan berkembang bersama-sama.
“Semoga kerja sama ini terealisasi dengan baik, selaras dengan program Presiden dalam rangka pemerataan pembangunan nasional,” katanya.
- Pemprov Jateng Kirim Bantuan 8 Unit Starlink ke Aceh
- Polda Jateng Sita Aset Milik Bandar Narkotika Rp3,1 Miliar
- Luar Biasa, Space Forge Bangun Pabrik Pertama Luar Angkasa
Sementara, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan, banyak misi kerja sama yang dibahas, mulai Organisasi Perangkat Daerah di masing-masing pemerintah provinsi, hingga asosiasi pengusaha.
“Kami berharap ke depan akan ada hubungan kolaborasi yang kuat, serta saling menunjang dan mengangkat antara Lampung dan Jawa Tengah. Kami melihat karakteristik dari dua provinsi ini, baik dari komoditas maupun kebutuhan industri, ke depan akan bisa saling menguatkan,” katanya. (-)
