Luar Biasa, Space Forge Bangun Pabrik Pertama Luar Angkasa

SetyoNt - Kamis, 01 Januari 2026 09:12 WIB
null

Jakarta, Jatengaja.com - Perusahaan Space Forge membangun pabrik pertama di luar angkasa yang terletak ratusan kilometer di atas Bumi yang menghasilkan material berkualitas tinggi.

Space Forge yang bebasis di Cardiff, Wales, Britania Raya telah mengirimkan pabrik seukuran microwave ke orbit, dan telah menunjukkan bahwa tungkunya dapat dinyalakan dan mencapai suhu sekitar 1.000 derajat Celcius.

Mereka berencana untuk memproduksi material untuk semikonduktor yang dapat digunakan kembali di Bumi dalam bidang elektronik di infrastruktur komunikasi, komputasi, dan transportasi. Semikonduktor yang dibuat di luar angkasa akan memiliki kemurnian hingga 4.000 kali lebih tinggi.

Kondisi di luar angkasa sangat ideal untuk pembuatan semikonduktor, yang atom-atom penyusunnya tersusun dalam struktur 3D yang sangat teratur.

Saat diproduksi dalam lingkungan tanpa gravitasi, atom-atom tersebut tersusun dengan sempurna. Vakum di luar angkasa juga berarti kontaminan tidak dapat masuk. Semakin murni dan teratur suatu semikonduktor, semakin baik kinerjanya.

"Pekerjaan yang kami lakukan sekarang memungkinkan kami untuk menciptakan semikonduktor hingga 4.000 kali lebih murni di luar angkasa daripada yang dapat kami buat di sini saat ini," kata CEO Space Forge, Josh Western dikutip BBC News yang dilansir Trenasia.id, Kamis 31 Desember 2025.

Josh menembahkan, semikonduktor jenis ini nantinya akan digunakan di menara 5G tempat menerima sinyal telepon seluler, juga akan digunakan di pengisi daya mobil tempat mencolokkan kendaraan listrik, serta di pesawat-pesawat terbaru.

Menurut Veronica Viera, kepala operasional muatan perusahaan menunjukkan gambar yang dikirimkan kembali oleh satelit dari luar angkasa. Gambar ini diambil dari bagian dalam tungku, dan menunjukkan plasma - gas yang dipanaskan hingga sekitar 1.000C - bersinar terang.

"Ini sangat penting karena ini adalah salah satu bahan inti yang kita butuhkan untuk proses manufaktur di luar angkasa," jelasnya. “Jadi, mampu mendemonstrasikan hal ini sungguh luar biasa,” ujarnya.

Pelindung panas perlu diuji untuk melihat apakah dapat mengembalikan material dengan aman. Tim tersebut kini berencana membangun pabrik luar angkasa yang lebih besar - yang mampu memproduksi material semikonduktor untuk 10.000 chip. Mereka juga perlu menguji teknologi untuk membawa material tersebut kembali ke Bumi.

Pada misi mendatang, perisai panas bernama Pridwen akan dikerahkan untuk melindungi wahana antariksa dari suhu ekstrem yang akan dialaminya saat memasuki kembali atmosfer Bumi.

Perusahaan lain juga mengarahkan pandangannya ke atas untuk membuat segala sesuatu mulai dari obat-obatan hingga jaringan buatan. "Manufaktur di luar angkasa adalah sesuatu yang sedang terjadi sekarang," kata Libby Jackson, kepala bidang luar angkasa di Museum Sains. "Ini masih tahap awal dan mereka masih menunjukkannya dalam jumlah kecil saat ini."

“Namun dengan membuktikan teknologi ini, hal itu benar-benar membuka pintu bagi produk yang layak secara ekonomi, di mana barang-barang dapat dibuat di luar angkasa dan kembali ke Bumi serta bermanfaat bagi semua orang di Bumi. Dan itu sungguh menggembirakan,” ujarnya.(-)

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Amirudin Zuhri pada 31 Dec 2025

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS