Februari 2024, Ekspor Jateng US$ 922,44 Juta Turun Dibandingkan Januari

SetyoNt - Sabtu, 13 April 2024 15:56 WIB
Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo saat melepas ekspor produk Jateng beberapa waktu lalu. (Ilustrasi/dok. Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Ekspor Jateng pada bulan Februari 2024 senilai US$ 922,44 juta, turun 1,32 persen dibanding atas ekspor pada Januari 2024 senilai US$ 934,81 juta.

Negara Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok masih menjadi tujuan utama ekspor Jawa Tengah (Jateng) pada bulan Februari 2024.

Kontribusi ketiga negera tersebut cukup besar, yakni mencapai sebesar 57,23 persen atau speruh lebih dari nilai total ekspor Jateng pada bulan Februari 2024 senilai US$ 922,44 juta.

Dilansir dari jateng.bps.go.id, ekspor pada Februari 2024 ke Amerika Serikat dengan nilai US$ 389,00 juta, disusul Jepang US$ 79,95 juta, dan Tiongkok US$ 56,82 juta.

Sementara, penurunan ekspor pada Februari 2024 dibanding ekspor pada Januari 2024 disebabkan oleh turunnya ekspor non migas. Ekspor non migas mengalami penurunan sebesar 1,76 persen, dari US$ 918,71 juta (Januari) menjadi US$ 902,50 juta (Februari).

Sedangkan ekspor migas mengalami peningkatan sebesar 23,80 persen, dari US$ 16,10 juta (Januari) menjadi US$ 19,94 juta (Februari).

Dari sisi volume, ekspor Jateng pada Februari 2024 naik 34,96 persen dibandingkan dengan ekspor Januari 2024 hal ini disebabkan oleh naiknya volume ekspor migas dan non migas.

Volume ekspor komoditas non migas mengalami peningkatan sebesar 38,90 persen di mana pada Januari 2024 sebesar 244,34 ribu ton menjadi 339,38 ribu ton pada Februari 2024.

Begitu pula dengan volume ekspor komoditas migas mengalami peningkatan sebesar 6,15 persen, dari 33,42 ribu ton pada Januari 2024 menjadi 35,47 ribu ton pada Februari 2024 yang disebabkan oleh kenaikan komoditas hasil minyak. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS