Rektor
Kamis, 28 Mei 2026 17:33 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meloloskan sebanyak 30 Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026, mengungguli Universitas Indonesia (UI).
Berdasarkan pengumuman resmi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendiktisaintek jumlah PKM Undip menempati peringkat ke-empat di atas UI yang meraih 21 proposal PKM.
Sedangkan peringkat satu sampai tiga yakni Universitas Gajahmada (UGM) Yogyakarta dengan 56 PKM, Universitas Hasanuddin (Unhas) Massar dengan 50 PKM, dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dengan 35 PKM.
Rektor Undip Semarang, Prof Dr Suharnomo, menyampaikan prestasi ini cerminan dari semangat kebersamaan yang kokoh di lingkungan kampus.
“Kami sampaikan apresiasi luar biasa saya sampaikan kepada anak-anakku mahasiswa, dosen pembimbing, dan tim PKM Center UNDIP yang telah bergerak serentak. Peringkat 4 nasional ini adalah buah dari kerja keras kolektif,” katanya.
Ia menyatakan pencapaian ini menunjukkan di Undip tidak ada fakultas yang berjalan sendiri, karena semua rumpun ilmu memiliki peran yang setara dan saling menguatkan dalam keharmonisan, “Ini adalah kemenangan seluruh fakultas kita,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip Prof Dr rer.nat. Ir Heru Susanto menambahkan hasil ini menjadi modal awal yang sangat membakar semangat sebagai tuan rumah PIMNAS 2026.
“Keberhasilan ini membuktikan keunggulan mahasiswa mulai dari riset laboratorium hingga solusi sosial-humaniora dan gagasan futuristic,” katanya.
Dari total 30 proposal yang didanai, skema PKM Riset Eksakta (PKM-RE) raihan 15 proposal yang berfokus pada penelitian sains mendalamm,
Disusul PKM Karsa Cipta (PKM-KC) sebanyak lima proposal, PKM Kewirausahaan (PKM-K) dengan empat proposal, PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM) dua proposal.
PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) dan PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) masing-masing dua proposal.
Setelah pengumuman pendanaan ini, maka ke-30 tim PKM UNDIP akan langsung memasuki tahapan krusial pengerjaan luaran program. (-)
Bagikan