Kamis, 20 Agustus 2026 10:23 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Jatengaja.com - Penyayi pria tenor kenamaan asal Italia Andrea Bocelli akan menggelar konser internasional di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada 31 Oktober 2026.
Selain di Candi Borobudur, konser bertajuk Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia: Two Wonders, One Voice juga akan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.
Kedua pertunjukan tersebut disebut menjadi satu-satunya penampilan publik Andrea Bocelli di Asia Tenggara pada 2026, menjadikan Indonesia sebagai destinasi eksklusif bagi masyarakat kawasan yang ingin menyaksikan perayaan 30 tahun album Romanza secara langsung.
Untuk menyaksikan konser Andrea Bocelli di Indonesia tiket dibanderol mulai Rp1 juta hingga lebih dari Rp15 juta untuk kategori premium. Kategori dengan harga tertinggi akan dilengkapi akses ke VIP lounge eksklusif sebelum acara.
Sementara itu, pemegang kartu debit dan kredit Jenius serta BNI mendapatkan kesempatan mengikuti presale eksklusif selama 72 jam mulai 21 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB hingga 24 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB. Diskon yang ditawarkan mencapai 20%, dengan tiket tersedia secara eksklusif melalui Tiket.com selama periode presale.
Konser di Candi Borobudur dirancang bukan hanya sebagai pertunjukan musik, tetapi sebagai pengalaman budaya yang menggabungkan seni internasional dengan kekayaan destinasi Indonesia.
Sebagai bagian dari pengalaman tersebut, pemegang tiket konser Borobudur akan mendapatkan akses ke desa budaya yang menampilkan berbagai kekayaan budaya, tradisi, dan karakter lokal Magelang serta Jawa Tengah.
Artinya, pengunjung tidak hanya datang ke Borobudur untuk menonton Andrea Bocelli, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menghabiskan waktu dan uang di ekosistem pariwisata di sekitarnya sehingga dapat menggerakan perekonomian daerah setempat.
Pengunjung juga dapat memperpanjang pengalaman wisatanya dengan mengeksplorasi berbagai destinasi di sekitar Borobudur melalui MyCandiGuide, aplikasi dan situs yang dikembangkan InJourney.
Deputy President Director BNI, Alexandra Askandar mengatakan kehadiran Andrea Bocelli melalui Romanza 30th Anniversary World Tour menjadi momentum yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pengalaman budaya kelas dunia.
“Kami bangga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pertunjukan internasional luar biasa ini kepada masyarakat Indonesia,” ujar Alexandra dilansir dari Trenasia.id jaringan Jatengaja.ciom/
BNI melihat acara internasional dengan skala tersebut berpotensi menciptakan multiplier effect bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dampaknya dapat menjalar ke sektor perhotelan, transportasi, kuliner hingga UMKM.
Bagi BNI, dukungan terhadap konser juga menjadi bagian dari upaya memberikan nilai tambah kepada nasabah. Bank menyediakan berbagai penawaran eksklusif dan solusi pembayaran bagi nasabah yang ingin menikmati pertunjukan tersebut.
Selain BNI, Bank SMBC Indonesia menjadi Presenting Partner konser Andrea Bocelli di Indonesia.
Dukungan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan konser, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang menggabungkan musik internasional dengan kekayaan budaya Indonesia.
Deputy President Director Bank SMBC Indonesia, Michellina Laksmi Triwardhany, menyatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan menghadirkan pengalaman bermakna bagi nasabah dan masyarakat.
“Sebagai Presenting Partner, Bank SMBC Indonesia bangga mendukung penampilan Andrea Bocelli di Indonesia, khususnya di Borobudur, salah satu situs warisan budaya paling penting di Indonesia. Kami percaya dalam menghadirkan mahakarya, momen, dan pengalaman yang bermakna bagi masyarakat Indonesia,” ujar Michellina.
Menurutnya, konser tersebut bukan hanya perayaan musik, tetapi juga mempertemukan seni, budaya dan masyarakat. “Kolaborasi ini merupakan perayaan musik luar biasa, kekayaan budaya Indonesia, serta berbagai pengalaman yang dapat menghubungkan masyarakat.”
Bank SMBC Indonesia menilai kemitraan tersebut sejalan dengan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan, pengalaman, dan inovasi yang memberikan dampak positif bagi nasabah, dunia usaha, masyarakat, serta perekonomian Indonesia secara lebih luas.
Konser Andrea Bocelli juga memperkuat strategi menjadikan Candi Borobudur bukan sekadar lokasi wisata, tetapi sebagai destinasi untuk pengalaman budaya dan seni berskala internasional.
“Bagi kami, Borobudur bukan sekadar destinasi. Borobudur merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus aset nasional yang kuat untuk meningkatkan posisi Indonesia dalam pariwisata global,” ujar Maya Watono, President Director InJourney, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero).
Menurutnya, InJourney memiliki ambisi mengembangkan Candi Borobudur sebagai destinasi spiritual, budaya, dan ziarah kelas dunia, sekaligus menciptakan pengalaman bernilai tinggi dengan tetap menjaga warisan untuk generasi mendatang.
Konser Andrea Bocelli menjadi bagian dari rangkaian aktivitas budaya yang semakin berkembang di kawasan Borobudur. Sebelumnya, kawasan tersebut juga menjadi lokasi berbagai kegiatan seperti Orchestra Month by InJourney dan Borobudur Moon yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Magelang.
Konser Indonesia menjadi bagian dari perayaan 30 tahun album Romanza, karya yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier Andrea Bocelli.
Album tersebut memperkenalkan suara khas Bocelli kepada audiens global dan melahirkan sejumlah lagu yang bertahan lintas generasi, termasuk “Con Te Partirò.”
Bocelli sendiri telah menjual lebih dari 90 juta album sepanjang kariernya dan dikenal sebagai salah satu penyanyi tenor paling terkenal di dunia.
Konser di Borobudur juga melanjutkan tradisi pertunjukan Bocelli di lokasi-lokasi ikonik dunia. Sebelumnya, ia pernah tampil di tempat seperti Piramida Giza, Acropolis, dan Vatikan.
Karena itu, pemilihan Borobudur sebagai salah satu panggung dalam tur 30 tahun Romanza memberikan dimensi lain bagi konser tersebut. Indonesia tidak hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi juga menjadi bagian dari narasi budaya dalam perjalanan musik Bocelli.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Muhammad Imam Hatami pada 20 Aug 2026
Bagikan