Rektor
Rabu, 18 Maret 2026 23:00 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Cinta Yemima Purna Putri sukses meraih gelar sebagai Puteri Lokantara 2026.
Cinta Yemima Purna Putri, mahasiswi Program Studi S1 Administrasi Publik FISIP angkatan tahun 2025, berhasil dinobatkan sebagai Puteri Lokantara dalam kompetisi yang diselenggarakan Loka Nuswantara Organization.
Rangkaian kompetisi bergengsi tingkat nasional dimulai dengan tahapan audisi yang dilaksanakan pada 12–16 Februari 2026 bertempat di Hotel Amaris Semarang.
Setelah melewati berbagai proses seleksi dan masa karantina, malam puncak Penobatan atau Grand Final Puteri Lokantara sukses diselenggarakan di Balai Kota Semarang.
Dewan juri, menobatkan mahasiswi yang menempuh pendidikan melalui jalur International Undergraduate Program (IUP) sebagai Puteri Lokantara 2026, karena menunjukkan dedikasi tinggi dalam upaya pelestarian budaya Nusantara dan promosi pariwisata Indonesia di tingkat nasional.
Perjalanan Cinta dalam dunia kompetisi dan public speaking telah dimulai sejak masa sekolah menengah, tepatnya saat cinta dipercaya menjabat sebagai Ketua OSIS pada tahun 2023.
Ketertarikannya pada bidang kebudayaan dan pariwisata semakin kuat setelah cinta meraih posisi Runner Up II Dara Pariwisata Kabupaten Lamandau serta memenangkan berbagai lomba pidato dan bahasa Inggris.
Dalam pandangannya mengenai pelestarian budaya di era modern, Cinta menekankan pentingnya strategi digitalisasi untuk menjangkau generasi masa kini.
Cinta Yemima berpendapat bahwa platform media sosial seperti TikTok dan Instagram harus dioptimalkan untuk mengemas tarian tradisional, pakaian adat, hingga sejarah dalam konten visual yang kreatif dan informatif.
“Melalui penyajian yang kreatif dan mengikuti tren digital, generasi muda akan lebih tertarik untuk mengenal serta mempromosikan budaya Indonesia,” katanya.
Selama berproses sebagai mahasiswa di Universitas Diponegoro, Cinta menyadari bahwa keterlibatan dalam berbagai kegiatan prestasi membantu dirinya belajar mengatur waktu dan membangun kolaborasi tim.
Ia juga menekankan bahwa lingkungan kampus yang suportif serta peran dosen pembimbing sangat krusial dalam mendukung perjalanannya meraih berbagai prestasi nasional.
“Mahasiswa agar tidak ragu untuk mengenali potensi diri dan mulai berani mengambil langkah pertama. Terus menjaga integritas, meningkatkan kapasitas diri, serta memperluas pola pikir agar mampu bersaing secara global tanpa kehilangan nilai dan karakter asli bangsa,” ujar Cita. (-)
Bagikan