Bagikan 4.577 Kue Merah Putih, Pemkot Semarang Catatkan Rekor

Minggu, 07 Agustus 2022 19:11 WIB

Penulis:Sulistya

Editor:Sulistya

7 agustus rekor roti.jpeg
Sebanyak 4.577 peserta apel pembukaan Hari Ulang Tahun Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Jalan Pemuda Kota Semarang, menerima 4.577 kue merah putih. (dok/semarangkota.go.id)

Semarang, Jatengaja.com – Sebanyak 4.577 peserta apel pembukaan Hari Ulang Tahun Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Jalan Pemuda Kota Semarang, menerima 4.577 kue merah putih, Jum’at (5/8).  

Atas pemberian kue merah putih tersebut, Pemerintah Kota Semarang memecahkan rekor dan menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid).

Dalam sambutannya, Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi pun berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Semarang.

Pembukaan HUT Kemerdekaan RI dimeriahkan berbagai aktivitas seperti senam bersama, perlombaan khas 17-an, eksibisi futsal, penampilan cheerleader SMPN 21 Semarang, live music. Juga penyerahan bendera bagi warga Sekayu dan Pekunden dalam rangka 'Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih' Se-Indonesia secara simbolis. 

Kemeriahan menyambut HUT ke-77 Republik Indonesia juga mulai nampak di berbagai pemukiman warga di Kota Semarang.

“Kemeriahannya sudah mulai terasa dibanding dua tahun yang lalu waktu pandemi. Minggu lalu waktu saya datang sudah pada sibuk kerja bakti, ngecat marka jalan dan gapura. Hal ini membuat silaturahmi dan kekompakan tetap terjaga dengan baik. Mudah-mudahan semangat itu tetap bisa kita pertahanan,” kata Hendi, sapaan wali kota, dalam siaran persnya.

Hendi menghimbau jajarannya menerapkan senyum, sapa, salam dalam melayani masyarakat karena hal tersebut adalah bentuk dari sikap mencintai pekerjaan. Harapannya itu dapat membuat masyarakat semakin nyaman dan percaya dengan pemerintah. Terlebih pandemi Covid-19 telah membuka mata kita bahwa semua tidak baik-baik saja sehingga pemerintah harus lebih peka terhadap kondisi masyarakat.

“Kalau saya tidak melihat penghargaan ini sebagai yang utama. Tetapi inilah spirit kita berkumpul bersama mewarnai kegiatan pagi ini dengan positif. Kemudian dibagikan roti dan memecahkan rekor. Itu bonus. Yang penting bagaimana ikhtiar kita dalam memajukan, melayani, dan membuat masyarakat betah, nyaman, dan senang tinggal di Kota Semarang,” tuturnya. 

Dikatakan, 77 tahun lalu, para pendiri bangsa berpikir keras bagaimana membuat Negara Indonesia merdeka. Hari ini, bersama-sama juga berpikir keras bagaimana mengisi kemerdekaan agar Semarang semakin hebat.

”Ada 3 kata kunci yaitu komitmen, konsistensi, dan bergerak bersama (gotong royong). Pemerintah saja tanpa dukungan semua stakeholder lainnya di kota Semarang ya mungkin bisa buat Semarang hebat tapi waktunya lama. Terima kasih kepada seluruh panitia dan teman-teman yang sudah mengisi hari-hari menjelang HUT Indonesia ke-77 dengan nuansa yang bersemangat dan partiotis,” ujarnya. (-)