Anak Petani Pasie Jambu Taklukkan UGM

Selasa, 03 Februari 2026 00:40 WIB

Penulis:Sulistya

Editor:Sulistya

IMG-20260202-WA0007.jpg
Johan SIKom MIKom. pemuda bersahaja asal Pasie Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat sekaligus alumni Ilmu Komunikasi FISIP UTU angkatan 2017.

"Di sela gemuruh ombak pantai Barat Aceh dan rimbunnya hutan Damaran Baru, seorang anak petani dari Pasie Jambu bernama Johan membuktikan bahwa kejujuran adalah kompas terbaik menuju puncak ilmu. Bermula dari Kantin Kejujuran di FISIP UTU, kini ia resmi menyandang gelar Magister dari Universitas Gadjah Mada..."

Sebuah narasi inspiratif lahir dari koridor Universitas Teuku Umar (UTU). Johan SIKom MIKom. pemuda bersahaja asal Pasie Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat sekaligus alumni Ilmu Komunikasi FISIP UTU angkatan 2017, sukses mempertahankan tesis magisternya di Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Departemen Ilmu Komunikasi, Fisipol, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Keberhasilan Johan bukan sekadar deretan gelar di belakang nama. Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UTU, Fiyandi Mauliansyah, M.A., didampingi Sekretaris Prodi, Al-Zuhry, S.Sos.I., M.Lit, menegaskan bahwa Johan adalah kado istimewa jelang reakreditasi prodi menuju predikat Unggul pada Februari 2026 ini.

"Ini adalah bukti mutu. Data tracer study kami mencatat, angkatan 2017 telah melahirkan dua Magister Komunikasi UGM, yakni Farina Islami dan sekarang Johan. Lulusan UTU kini sejajar dengan kampus elit nasional," kata Fiyandi.

Integritas dan Jejak Intelektual Dosen senior FISIP UTU, Said Fadhlain SIP MA yang menjadi mentor sekaligus sosok orang tua asuh Johan, mengisahkan bahwa "darah" pejuang Johan sudah terlihat sejak tahun 2017. 

Johan adalah tokoh sentral di balik fenomena Kantin Kejujuran di FISIP UTU, sebuah gerakan moral anti-korupsi yang sempat viral di lingkungan kampus.

"Johan tidak hanya belajar teori. Di UTU ia adalah penggerak. Mulai dari menginisiasi Kantin Kejujuran hingga menjadi ketua pelaksana Kuliah Lapangan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi  UTU di auditorium Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, terkait Proxy War hingga kajian diskusi mahasiswa tentang “ke Pemimpinan Perempuan di Aceh," bersama Prof Dr Eka Sri Mulyani MA, serta kajian Ekonomi Politik Media bersama Doktor Taufiq Abdul Rahim SE MSi PhD, “ kata dosen akrab disapa bang Said Fadhlain.

Bintang di Bulaksumur Militansi itu terbawa hingga ke Yogyakarta. Di UGM, Johan tak hanya berkutat dengan buku, ia dipercaya sebagai pengurus teras Diskoma (Diskusi Komunikasi Magister). Di bawah bimbingan pakar senior Prof Dr Phil Ana Nadhya Abrar MES serta tim penguji, Dr Widodo Agus Setianto dan Dr Muhamad Sulhan. 

Johan membedah isu eksotis: perjuangan komunikasi lingkungan kelompok ranger perempuan Mpu Uteun di Aceh.

"Pencapaian ini saya dedikasikan untuk orang tua saya di desa dan untuk kampus Bumi Teuku Umar. Pengalaman di Diskoma UGM dan temuan lapangan di hutan Damaran Baru memberikan saya perspektif baru dalam membela isu-isu lokal Aceh melalui komunikasi," tutur Johan via seluler.

Keberhasilan anak petani dari Pasie Jambu ini menjadi pesan kuat bagi seluruh mahasiswa di Aceh Barat: bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah belenggu bagi cita-cita yang tinggi, asalkan dibalut dengan kejujuran dan kerja keras. ()