Undip Bantu 5 Unit Mobil Pengolahan Air Tanggap Bencana kepada BNPB

SetyoNt - Rabu, 02 September 2026 16:12 WIB
Undip Bantu 5 Unit Mobil Pengolahan Air Tanggap Bencana kepada BNPB. (dok. Humas Undip)

Semarang, Jatengaja.com - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan bantuan lima unit mobil Pengolahan Air Tanggap Bencana atau water treatment untuk mendukung penanganan bencana kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Mobil Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana atau mobile water treatment ini mampu untuk mengolah air menjadi air bersih sekaligus air yang siap dikonsumsi.

Setiap unit kendaraan memiliki kapasitas pengolahan sekitar 20 ribu liter air bersih dan dua ribu liter air minum per hari, sehingga bisa membantu warga saat terjadai bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan Rektor Undip, Prof Suharnomo kepada perwakilan mitra BNPB, Martino Budiawan di halaman Widya Puraya Kampus Undip Tembalang, Semarang, Selasa 1 September 2026.

Bantuan ini menjadi tindak lanjut dari ketertarikan BNPB terhadap teknologi pengolahan air yang dikembangkan Undip setelah melakukan kunjungan kerja pada 2025.

Lima unit mobil pengolahan air tanggap bencana tersebut merupakan hasil pengembangan Prof Dr I Nyoman Widiasa, S.T, M.T, bersama tim Undip.

Rektor Undip Prof Dr Suharnomo menyatakan komitmen untuk memastikan hasil riset dan inovasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam situasi kebencanaan.

“Undip sangat berkomitmen untuk mendarmabaktikan hasil riset dan inovasi agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya melalui penyerahan Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana untuk digunakan dalam penanganan bencana,” katanya.

Prof I Nyoman Widiasa menyebutkan penyerahan tersebut sebagai awal kontribusi UNDIP dalam mendukung tanggap bencana di Indonesia.

“Kami berharap kepercayaan ini terus berkembang sehingga Undip dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam kebencanaan di Indonesia,” ujarnya.

Perwakilan mitra BNPB, Martino Budiawan, mengapresiasi teknologi yang dikembangkan Prof. Nyoman dan tim karena tidak hanya mengolah air hingga menjadi air bersih, tetapi juga menghasilkan air yang dapat dikonsumsi.

“Kalau alat lain mungkin hanya mengolah air sampai menjadi air bersih, teknologi UNDIP dapat mengolahnya hingga menjadi air yang siap dikonsumsi,” ujarnya.

Martino menambahkan lima unit mobil tersebut pada tahap awal direncanakan untuk mendukung kebutuhan penanganan bencana di wilayah Jawa Tengah. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS