Tinggi, Minat Warga Jateng Ikut Mudik Gratis

Sulistya - Rabu, 20 April 2022 20:59 WIB
Warga Jawa Tengah yang bekerja di Jabodetabek mulai mendaftar program mudik gratis di Kantor Penghubung Jawa Tengah di Jakarta, Rabu (20/4). (dok/Humas Pemprov Jateng)

Jakarta, Jatengaja.com – Warga Jawa Tengah yang bekerja di Jabodetabek mulai berbondong-bondong mendaftar program mudik gratis di Kantor Penghubung Jawa Tengah di Jakarta, Rabu (20/4).

Pemprov Jateng kembali menggelar program mudik Lebaran gratis bagi perantau di Jabodetabek dengan menyediakan 118 bus bantuan gubernur, bupati/wali kota, dan Bank Jateng.

Selain itu, Pemprov Jateng juga akan menyelenggarakan mudik Lebaran gratis via kereta api pada 29 April. Empat gerbong Kereta Api Tawang Jaya dengan kapasitas lebih dari 300 tempat duduk disiapkan untuk program mudik gratis yang akan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen.

Pendaftaran mudik gratis kereta api dimulai hari ini, Rabu (20/4) sampai kuota terpenuhi.

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jateng, Emy DM mengatakan, masyarakat Jateng di Jabodetabek begitu antusias mengikuti mudik gratis. Mereka sudah mendaftar jauh-jauh hari untuk bisa ikut program mudik gratis.

"Monggo yang belum mendaftar segera mendaftar. Bisa datang ke kantor Badan Penghubung Jateng atau menghubungi nomor Wa di 081318712523," kata Emy.

Untuk pendaftaran mudik gratis via kereta api sudah dibuka pada Rabu (20/4). Adapun untuk mudik gratis menggunakan bus, pendaftaran sudah dibuka sejak 13 April lalu.

"Yang belum mendaftar silahkan mendaftar, dengan syarat KTP Jawa Tengah atau lahir di Jawa Tengah," ujarnya.

Teguh Suroso, driver online asal Jateng di Jakarta mengaku senang bisa ikut mudik gratis.

"Ya senang sekali rasanya, mau pulang ke Banjarnegara ada mudik gratis ini. Program ini bagus ya, bisa membantu kami yang bekerja di Jakarta," katanya.

Hal senada dituturkan Ruswanti (50), warga asli Banyumas. Dia senang ada program mudik gratis dari Pemprov Jateng.

"Senang sekali ya, dengan keadaan seperti ini, perekonomian susah ada bantuan mudik gratis dari pemerintah provinsi Jateng. Ya sangat beruntung," katanya.

Ruswanti mengatakan, untuk biaya mudik Lebaran ke Bayumas biasanya ia menghabiskan uang Rp 300 ribu untuk satu orang. Padahal, ia biasa mudik bersama dua anaknya.

"Jadi sekali jalan habis Rp 900 ribu. Itu untuk tiketnya saja. Sekarang ada mudik gratis ini, uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya," katanya. (-)

Editor: Sulistya

RELATED NEWS