Tim Olimpiade Biologi Indonesia Raih Emas di Open International Biology Olympiad
Rusia, Jatengaja.com - Tim Olimpiade Biologi Indonesia berhasil meraih total enam medali individu, terdiri atas 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu pada ajang Open International Biology Olympiad 2026
Kompetisi Open International Biology Olympiad, yang diikuti sebanyak 100 siswa dari 18 negara digelar tersebut di Sirius Educational Center, Federasi Rusia, 15-22 Mei 2026
Medali emas individu diraih Derickson Lee (SMAS Mondial Batam) empat medali perak diraih oleh Afrand Mirza Herwinsyah (SMAN 8 Jakarta), Faiq Ismael (SMAN 8 Jakarta), Keisya Dhindra Prabowo (SMA ABBS Surakarta), dan Chynthia Wibowo (SMAK BPK Penabur Kota Tangerang), sedangkan medali perunggu diraih oleh Brevin Lois Surbakti (SMP Swasta Methodist-2 Medan).
- Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik
- Ini Penjelasan Pertamina, Terkait Barcode BBM Subsidi Tak Bisa Digunakan di SPBU
- Polisi Ringkus 38 Tersangka Penipuan Online Internasional, Modus Pig Butchering
- Dari Toko Tradisional ke Retail Modern, Ini Perjalanan 18 Tahun SRC
- Ekosistem SRC Tembus Rp251 Triliun, UMKM Lokal Makin Berkembang
Dalam rilisnya Tim Olimpiade Biologi Indonesia menyebutkan kompetisi individu menguji kemampuan peserta melalui serangkaian tes teori dan praktikum biologi tingkat lanjut.
Para peserta menghadapi dua ujian praktikum utama, yaitu Animal Biology dan Plant Biology, yang masing-masing dikerjakan dalam waktu dua jam. Selain itu, peserta juga harus menyelesaikan satu set tes teori komprehensif selama empat jam yang mencakup berbagai cabang ilmu biologi klasik maupun modern.
Tidak hanya unggul pada kategori individu, Tim Indonesia juga berhasil menambah prestasi melalui kategori beregu (team project) dengan meraih medali emas untuk proyek identifikasi keragaman zooplankton di pesisir Laut Hitam.
Prestasi ini menunjukkan kemampuan siswa Indonesia dalam kerja sama tim, pengamatan ilmiah, serta analisis biologi secara komprehensif.
Keikutsertaan Indonesia pada ajang ini merupakan hasil pembinaan dan seleksi yang dilakukan oleh Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) melalui proses seleksi nasional dan pembinaan intensif sebelum diberangkatkan ke Rusia.
Tim Indonesia didampingi oleh Agus Dana Permana, Fauzi Nasution, dan Ahmad Faizal dari Tim Olimpiade Biologi Indonesia sebagai pendamping delegasi.
Capaian ini menjadi tonggak penting bagi Indonesia pada partisipasi perdana di Open International Biology Olympiad.
Prestasi tersebut sekaligus mencerminkan kualitas pembinaan Olimpiade Biologi di Indonesia yang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Keberangkatan delegasi Indonesia tahun ini dilaksanakan dengan dukungan finansial swadaya dari orang tua siswa. Meskipun dengan keterbatasan dukungan pendanaan, para siswa Indonesia tetap mampu menunjukkan prestasi yang sangat kompetitif di tingkat internasional.
- Pendaftar Beasiswa Santri Capai 825 Orang, Pendaftaran Dibuka Hingga Juli 2026
- 2.681 Perpustakaan di Jateng Terakreditasi dan Penuhi Standar Perpusnas RI
- Tekan Harga Pangan, Pemprov Jateng Telah Gelar 794 Gerakan Pangan Murah
Selain mengikuti kompetisi, para siswa Indonesia juga memperoleh kesempatan untuk membangun jejaring internasional dengan peserta dari berbagai negara. Interaksi lintas budaya dan diskusi ilmiah dengan siswa-siswa terbaik dunia menjadi pengalaman berharga yang memperluas wawasan global para peserta.
Tim Olimpiade Biologi Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan dan keberangkatan delegasi, termasuk para pembina, sekolah, orang tua, alumni, dan mitra pendukung lainnya.
TOBI berharap bahwa keikutsertaan Indonesia pada Open IBO dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, tentunya dengan dukungan yang lebih kuat dari kementerian terkait maupun bantuan sponsor dari berbagai pihak. (-)
