Raih 177 Medali Emas, Kota Semarang Sabet Juara Umum Porprov Jateng 2026

SetyoNt - Sabtu, 31 Oktober 2026 17:21 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (lima dari kanan) pada penutupan Porprov Jateng 2026, di Halaman Stadion Kebondalem, Kabupaten Kendal, Jumat malam 30 Oktober 2026. (dok. Pemprov Jateng)

Kendal, Jatengaja.com - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026 berakhir dengan Kota Semarang keluar sebagai juara umum meraih 177 medali emas, 115 perak, dan 118 perunggu.

Posisi kedua ditempati Kota Solo dengan 79 medali emas, 72 perak, dan 70 perunggung, disusul Kota Salatiga dengan 41 medali emas, 37 perak, dan 66 perunggu, Kabupaten Grobogan dengan 38 medali emas, dan Kabupaten Banyumas dengan 35 medali emas.

Penutupan Porprov Jateng 2026 dilakukan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen, di Halaman Stadion Kebondalem, Kabupaten Kendal, Jumat malam 30 Oktober 2026.

Taj Yasin berharap penyelenggaraan Porprov tidak hanya menjadi ajang persaingan meraih medali, tetapi juga mempererat persaudaraan antaratlet dan daerah.

“Hasil Porprov menjadi bekal bagi atlet Jawa Tengah untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi PON 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT),” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua atlet selama penyelenggaraan Porprov XVII, yakni Syabila Rizkia Putri Raharja, atlet selam asal Kabupaten Jepara, dan Ayudiah Rivana Tridianidita, atlet pencak silat Kota Semarang.

“Semoga almarhumah berdua mendapatkan ampunan dari Allah dan husnulkhatimah,” ujarnya.

Ia mengatakan, insiden tersebut menjadi catatan penting untuk penyelenggaraan Porprov berikutnya. Evaluasi diperlukan agar risiko cedera atlet dapat diminimalkan.

“Ke depannya harus ada evaluasi, kita minimalisir cedera pada atlet. Itu yang paling utama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan persiapan Porprov XVIII di Kedu Raya perlu dilakukan sejak dini. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan venue pertandingan.

Berkaca dari penyelenggaraan Porprov Jateng 2026, sejumlah cabang olahraga harus digelar di luar wilayah tuan rumah karena keterbatasan fasilitas. Karena itu, kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu pekerjaan yang perlu dipersiapkan oleh daerah penyelenggara berikutnya.

"Pengalaman menunjukkan bahwa masih ada tiga cabang olahraga yang oleh tuan rumah tidak tersedia venue-nya," ujar Sujarwanto.

Porprov Jateng 2026 diikuti 7.999 atlet, 1.910 ofisial, dan 3.571 perangkat pertandingan dari 35 kabupaten/kota. Sebanyak 58 cabang olahraga dengan 810 nomor pertandingan dipertandingkan dalam ajang tersebut.(-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌