BI Jateng Gelar Lomba Lintas CBP Rupiah 2026 Antarsiswa SMP se-Kota Semarang
Semarang, Jatengaja.com - Sebanyak 246 siswa SMP dari 123 sekolah se-Kota Semarang mengikuti Lomba Intelektual dan Tantangan Antarsiswa (Lintas) Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah 2026.
Lomba tersebut digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang, dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Semarang.
Para siswa SMP tersebut diuji pengetahuan tentang mata uang nasional, serta menyampaikan pesan edukasi mengenai rupiah melalui kemampuan bercerita atau storytelling dalam lomba Lintas CBP Rupiah di Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Kamis 29 Oktober 2026.
- Kabupaten Magelang Disiapkan Jadi Salah Satu Sentra Susu Nasional
- Polri Tetapkan 20 Korporasi Dalam Negeri dan PMA Tersangka Kasus Karhutla
- BNI Kembangkan Layanan Digital, Dana Murah Tumbuh 19,6%
Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah, Anggis Rahmi, mengatakan kegiatan ini bertujuan utuk menanamkan kecintaan dan kebanggaan terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan negara kepada generasi muda.
Menurutnya, ajang Lintas CBP Rupiah diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk semakin mengenal rupiah dan menumbuhkan kebanggaan terhadap mata uang nasional, serta memahami pentingnya memperlakukan rupiah dengan baik dan benar.
“Para peserta diharapkan dapat menjadi agen edukasi CBP Rupiah di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” harap Anggis.
Kompetisi Lintas CBP Rupiah dikemas melalui beberapa tahapan, mulai babak penyisihan, penyampaian cerita bertema rupiah, hingga babak final.
Materi perlombaan mencakup tiga aspek utama, yakni Cinta Rupiah, Bangga Rupiah, dan Paham Rupiah. Ketiganya dirancang untuk membangun pemahaman siswa mengenai fungsi, nilai, serta pentingnya Rupiah dalam kehidupan sehari-hari.
Pada aspek Cinta Rupiah, peserta diajak mengenali keaslian uang, merawat uang dengan baik, serta menggunakan rupiah secara tepat.
Sedangkan aspek Bangga Rupiah menanamkan pemahaman bahwa mata uang nasional bukan sekadar alat transaksi, melainkan simbol identitas dan kedaulatan bangsa.
Adapun aspek Paham Rupiah berkaitan dengan fungsi uang dalam perekonomian, termasuk sebagai alat penyimpan nilai dan investasi.
Sebegai juara I Lintas CBP Rupiah 2026, SMP Negeri 43 Semarang disusul juara II SMP Negeri 5 Semarang, dan juara III SMP Negeri 2 Semarang.
Sedangkan juara harapan I diraih SMP Islam PAPB, juara harapan II SMP Negeri 12 Semarang, dan juara III SMP Negeri 14 Semarang.
Para pemenang memperoleh trofi, sertifikat penghargaan, serta hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kreativitas mereka. (-)
