Program PSPPI Undip Luluskan 105 Insinyur Baru
Semarang, Jatengaja.com - Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Undip Semarang meluluskan 105 insinyur baru terdiri atas jalur program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) 94 orang dan jalur regular 11 orang.
Program RPL ini merupakan pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal atau nonformal atau informal, dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal sarjana.
Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik Undip, Prof Dr Ir Widayat menyatakan sampai sekarang telah meluluskan sebanyak 1.276 insinyur sejak berdiri pada tujuh tahun yang lalu.
- Bank Indonesia Dorong Model Pertanian Berbasis CSA-Biochar
- Jumlah Penduduk Miskin Jawa Tengah Tersisa 3,34 Juta
- Kawah Wayang Pengalengan, Jalur MTB Penuh Tantangan
- Mahasiswa Ilkom UTU Jalani Magang di Berbagai Industri
- Ekonomi Halal Jadi Prioritas Utama Pembangunan Jateng
“Jumlah insinyur pada periode ini bertambah 105, sehingga lulusan PSPPI total itu 1276. Alhamdulillah sudah ke sekian kita meneruskan program Reguler. Reguler di periode in masih berjumlah 11 orang,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (9/2/2026)
Prof Widayat berharap para insinyur baru lulusan Fakultas Teknik Undip untuk terus berkarya dan membangun Indonesia secara lebih etis dan profesional.
“Kami sebagai penyelenggara tentunya hanya bisa berharap dengan pemenuhan gelar insinyur ini bukan terus berhenti, namun harusnya menjadi awal, karena sudah terpenuhi secara legalitas, secara etika, kita telah mengikuti Undang-Undang tentang Keinsinyuran,” ujarnya.
Sementara, Dekan Fakultas Teknik Undip, Prof. Dr. Ir. Jamari, menyatakan pentingnya tanggung jawab bagi para lulusan untuk tetap menjaga nama baik Universitas Diponegoro dan gelar insinyur yang diperolehnya.
“Gelar insinyur ini bukan hanya gelar, tetapi tanggung jawab yang luar biasa ada di sana. Apalagi nanti setelah diambil sumpahnya. Oleh karenanya mohon sifat tersebut harus kita implementasikan di lapangan,” pesannya. (-)
