Perkuat UMKM, Direksi 28 BPR Studi Banding ke BPR Arto Moro

Sulistya - Minggu, 23 Januari 2022 05:57 WIB
Direksi dan Dewan Komisaris BPR Arto Moro berfoto bersama dengan Direksi dan Komisaris 28 BPR tergabung dalam holding PT Nusantara Bona Pasogit dalam acara Kunjungan dan Studi Banding PT Nusantara Bona Pasogit ke BPR Arto Moro. (Jatengaja.com/dok)

Semarang, Jatengaja.com – Salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tercatat, sekitar 87,5% UMKM di Indonesia terdampak pandemi.

Dari total UMKM terdampak tersebut, 50% di antaranya terancam menutup usahanya karena dampak pandemi.

Untuk itu, kalangan perbankan terus berupaya memperbesar porsi penyaluran kredit ke sektor UMKM.

Hal ini juga sebagai bentuk tindak lanjut atas upaya Bank Indonesia mendorong peningkatan rasio penyaluran kredit ke sektor UMKM secara bertahap, yakni 20% pada 2022, 25% pada 2023, dan 30% pada 2024.

Berbagai langkah penguatan UMKM terus diupayakan BPR Arto Moro. BPR itu telah kerja sama Linkage Program untuk penyaluran dana ke UMKM dengan bank umum seperti Bank BJB, Bank Jateng, Bank Mandiri, Bank DKI, Bank DIY, Bank Mayapada, CIMB Niaga, dan BPR Lestari Group.

Kali ini, BPR Arto Moro menjalin kerja sama penempatan dana dengan PT Nusantara Bona Pasogit (NBP) yang berkantor pusat di Jakarta. PT Nusantara Bona Pasogit merupakan Perusahaan induk (holding company) dari 28 BPR yang tersebar di Provinsi Jawa Barat, Banten, Riau, dan Sumatera Utara.

Kunjungan

Sebagai bagian dari penandatangan kerja sama sekaligus studi banding, PT Nusantara Bona Pasogit melakukan kunjungan ke kantor pusat BPR Arto Moro di Jalan Elang Raya No. 99, Mangunharjo, Semarang.

Rombongan dipimpin Direktur Utama dan Komisaris Utama diikuti 80 perwakilan Direksi dan Komisaris dari 28 BPR yang tergabung dalam holding PT NBP Jakarta.

Sebagai bentuk penyambutan dan kehormatan terhadap perwakilan 28 BPR yang datang dari seluruh penjuru Indonesia tersebut, BPR Arto Moro menyuguhkan gelaran tari bertajuk Indonesia Menari yang dikreasi dan ditarikan oleh karyawati BPR Arto Moro.

Direktur Utama BPR Arto Moro, Darmawan SSos mengatakan, kunjungan PT Nusantara Bona Pasogit ini merupakan suatu kehormatan dan sekaligus bentuk kepercayaan kepada BPR Arto Moro.

“Kami sangat bersyukur karena semakin dipercaya oleh nasabah dan stakeholder. Sebagai holding 28 BPR yang berkantor pusat di Jakarta, kunjungan dan kerja sama penempatan dana oleh PT Nusantara Bona Pasogit ini merupakan bentuk kebanggaan dan kepercayaan luar biasa kepada kami,” kata Darmawan.

Penempatan Dana

Darmawan menambahkan, lingkup kerja sama yang dilakukan BPR Arto Moro dan PT NBP meliputi penempatan dana dari PT NBP ke BPR Arto Moro, pembiayaan, pemasaran produk, pelaksanaan pelatihan, dan pengembangan IT untuk mendukung pertumbuhan kedua perusahaan.

Hendi Apriliyanto SE, Direktur Utama PT Nusantara Bona Pasogit menjelaskan, pihaknya membawa rombongan berjumlah 80 orang terdiri atas Direksi dan Komisaris 28 BPR adalah dalam rangka melihat bagaimana BPR Arto Moro mampu tumbuh hingga sebesar 66% bahkan di masa Pandemi Covid-19.

“BPR Arto Moro ini tergolong ajaib. Pertumbuhannya sangat cepat dan berkelanjutan. Mana bisa kami mendapatkan lagi BPR yang mampu tumbuh sebesar 66% di saat Pandemi Covid-19. Dan kualitas kreditnya tetap terjaga hingga NPL hanya sebesar 2,8%. Oleh sebab itu, pemilihan BPR Arto Moro sebagai mitra kerjasama kami pandang sebagai langkah yang sangat tepat dan strategis sebagai wujud akselesai pencapain tujuan kedua pihak,” kata Hendi Apriliyanto.

Pemegang Saham Pengendali sekaligus Komisaris Utama BPR Arto Moro, Dr H Subyakto SH MH MM mengatakan, pihaknya berterima kasih atas kepercayaan dan kunjungan PT NBP.

“Sebagai perusahaan beraset Rp 1 triliun lebih, kunjungan PT NBP ke BPR Arto Moro ini adalah kebanggaan dan kehormatan luar biasa. Ke depan, kami juga merencanakan membangun Pusat Pendidikan dan Pelatihan Karyawan BPR Arto Moro. Kerja sama ini nantinya dapat diperluas untuk pelatihan dan membangun SDM unggul kedua perusahaan,” kata Subyakto. (-)

Editor: Sulistya

RELATED NEWS