Pemprov Jateng Perkuat Kerja Sama dengan 6 Kampus UIN Melalui Berbagai Program

SetyoNt - Rabu, 02 September 2026 22:43 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah di kantornya di Semarang, Rabu 2 September 2026. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memperkuat kerja sama dengan enam kampus Universitas Islam Negeri (UIN) melalui berbagai program.

Keenam UIN masing-masing UIN Walisongo Semarang, UIN Raden Mas Sahid Solo, UIN Sunan Kudus, UIN Salatiga Miftahudin, UIN Negeri Prof. KH. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto, dan UIN K.H. Abburahman Wahid Pekalongan.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah di kantornya di Semarang, Rabu 2 September 2026.

Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut kerja sama, sekaligus memperkuat sinergi perguruan tinggi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam mendorong berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di antaranya program pengabdian masyarakat seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di daerah dengan kemiskinan ekstrem, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sertifikasi halal, hingga program-program lain seperti pendidikan vokasi dan pengolahan sampah.

"Kami siap mendukung program Gubernur dan kami ingin program apapun di Pemprov juga melibatkan Universitas Islam Negeri di Jateng,” kata Ketua Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah, Zaenal Mustakim usai acara.

Zaenal yang juga Rektor UIN K.H. Abburahman Wahid Pekalongan mengatakan, memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov Jateng dan keenam UIN sudah dilakukan sejak lama.

Melalui pertemuan tersebut diharapkan dapat menyelesaikan detail-detail kerja sama dengan dinas-dinas terkait, kemudian realisasi dari kerja sama tersebut melalui kerja nyata.

Khusus sertifikasi halal, kata Zaenal, secara teknis nanti akan ditindaklanjuti dengan dinas terkait. Apalagi dalam roadmap pembangunan di Jawa Tengah ke depan ada terkait peningkatan pariwisata dan perekonomian. Termasuk di dalamnya adalah wisata ramah muslim dan sebagainya.

Dalam pertemuan tersebut juga hadir Rektor UIN Walisongo Musahadi, Rektor UIN Raden Mas Sahid Surakarta Toto Suharto, Rektor UIN Sunan Kudus Abdurahman Kasdi, serta Wakil Rektor 1 UIN Salatiga Miftahudin dan Wakil Rektor 3 UIN Saizu Purwokerto Sunhaji.

Masing-masing perwakilan UIN yang datang tersebut juga menyampaikan beberapa program unggulan yang potensial untuk dikolaborasikan dengan program Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada perwakilan UIN se-Jawa Tengah untuk menindaklanjuti beberapa program bagus yang dimiliki melalui koordinasi dengan dinas-dinas terkait.

Ia juga menyoroti program pengolahan sampah dan pendidikan vokasi yang dipaparkan oleh perwakilan universitas tersebut.

"Vokasi itu penting, nanti langsung koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Jateng, agar terserap kebutuhan industri atau perusahaan,” kata Luthfi.

Ia menambahkan KKN tematik yang diarahkan ke daerah dengan miskin ekstrem juga berjalan dengan beberapa kampus.

“Intinya setiap kegiatan kita harus berorientasi pada hasil, yaitu kesejahteraan masyarakat. Nanti harus ada evaluasi,” ujar Luthfi. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS