Pemprov Jateng dan Aceh Teken Kerja Sama Berbagai Sektor Senilai Rp1,06 Triliun

SetyoNt - Kamis, 23 April 2026 22:37 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (dua dan tiga dari kiri) jalin kerja sama di Kantor Gubernur Aceh, Kamis 23 April 2026. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Aceh, Jatengaja.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan Pemprov Aceh berkolaborasi dengan menjalin kerja sama berbagai sektor dengan nilai mencapai Rp1,06 triliun.

Perjanjian kerja sama ditandatangani langsung oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Kantor Gubernur Aceh, Kamis 23 April 2026.

Masa berlaku kerja sama antara Pemprov Jateng dan Pemprov Aceh tersebut selama satu tahun setelah secara resmi dilakukan penandatanganan.

Kerja sama ini meliputi antar organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Jateng dan Provinsi Aceh senilai Rp138,56 miliar, yang terdiri atas Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP).

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf).

Selanjutnya kerja sama antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jateng dan Aceh senilai Rp696,2 miliar, antara lain PT JTAB dan PT JPEN dengan PT Pembangunan Aceh (Pema), serta Bank Jateng dengan Bank Syariah Aceh.

Kemudian kerja sama antarasosiasi seperti Kadin Jateng dan Hipmi Jateng dengan Kadin Aceh dan Hipmi Aceh senilai Rp230 miliar.

Terakhir kerja sama antarkabupaten, yaitu Klaten dengan Gayo Lues untuk bidang pariwisata, budaya, dan industri senilai Rp1 miliar.

"Kita melakukan kerja sama business to business (B to B) mulai dari OPD, BUMD, serta Hipmi dan Kadin. Nilainya sekitar Rp1,06 triliun. Ini menjadi potensi awal untuk kita kembangkan di masing-masing daerah," kata Luthfi disela acara.

Luthfi menyatakan, kerja sama antarprovinsi tersebut merupakan bagian dari skema collaborative government (pemerintahan kolaboratif), agar daerah satu dengan daerah lainnya dapat saling melengkapi, sehingga dapat maju dan tumbuh bersama.

“Kerja sama ini juga sebagai upaya untuk menciptakan ekonomi baru di masing-masing daerah,” ujar gubernur Jateng.

Sementara, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengatakan, Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang memiliki jumlah penduduk besar.

Ia menilai, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga sosok pemimpin yang dapat mengoordinasi jajarannya dengan baik, mulai tingkat atas sampai bawah.

"Kita berharap ini memberikan motivasi lebih kepada kami untuk membangun Aceh. Nanti kita lebih sering komunikasi terkait segi perdagangan dan segi aparatur negara,” harap Muzakir Manaf. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS