Mulitina Tumini Sukses Kembangkan Keripik Macho Eliza

Sulistya - Rabu, 08 Maret 2023 14:57 WIB
Mulitina Tumini (kiri), pemilik UMKM makanan ringan Keripik Macho Eliza, binaan Semen Baturaja mengikuti Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 yang diselenggarakan Kementerian BUMN di Gedung Sarinah, Jakarta.

Jakarta, Jatengaja.com – Keripik Macho Eliza yang dikembangkan Mulitina Tumini (63), menarik banyak minat ketika dipamerkan di bazaar UMKM untuk Indonesia 2023 yang diselenggarakan Kementerian BUMN di Gedung Sarinah, Jakarta.

Mulitina menjelaskan, Keripik Macho Eliza yang dia produksi menggunakan bahan baku macho, sejenis ikan teri yang hanya bisa didapat di Palembang.

“Sehingga memiliki rasa gurih yang khas,” tutur Mulitina Tumini.

Wanita kelahiran Pekalongan itu bercerita, memulai usaha Keripik Macho Eliza dengan modal awal Rp500 ribu pada 2008. Kini, dia menjadi pengusaha makanan ringan dengan merek Keripik Macho Eliza yang merupakan UMKM binaan dari Semen Baturaja asal Palembang.

Ia menceritakan beratnya usaha yang dulu dirintis hanya menggunakan kompor minyak dan wajan kecil, sehingga hanya mampu memproduksi 1 kg atau 10 bungkus keripik per hari. Proses pemasarannya juga dilakukan sendiri dari warung ke warung.

Pada 2017, usahanya sempat macet karena terkendala modal. Dia mengaku, ketiadaan modal yang dibarengi dengan kenaikan harga bahan baku membuatnya tidak menyanggupi pesanan dari para pelanggan. Padahal saat itu, banyak yang mengaku suka dengan Keripik Macho buatannya karena rasanya enak.

“Dulu ada yang pesan 100 bungkus, tapi saya tidak menyanggupi. Sampai akhirnya saya dapat informasi tentang Rumah Kreatif BUMN (RKB) Baturaja yang saat ini menjadi Rumah BUMN Baturaja. Saya menceritakan kesulitan usaha yang saya alami. Awalnya saya hanya berharap bisa dapat bantuan pinjaman Rp5 juta - Rp10 juta. Setelah dilakukan survei pada tahun 2017, usaha saya dinilai berpotensi dan akhirnya saya mendapat pinjaman Rp50 juta,” tuturnya.

Pendampingan

Berkat pinjaman dana dari Rumah BUMN Baturaja, dia bisa kembali menjalankan usahanya. Selain memproduksi Keripik Macho, bersama 3 orang rekannya, kini Mulitina Tumini juga memproduksi stik bawang, emping ubi, sale pisang, kopi bubuk, wedang jahe, lempok, hingga abon ikan patin.

Dikatakan, pembinaan yang diberikan Rumah BUMN Baturaja tidak terbatas pada bantuan dana, tetapi juga meliputi bantuan untuk perizinan, sertifikasi halal, pelatihan, hingga pemasaran baik secara offline maupun online melalui media sosial. Produk-produk Eliza kini telah masuk ke toko pusat oleh-oleh dan minimarket di Baturaja, bahkan tersedia secara online.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, kisah sukses Mulitina Tumini merupakan satu dari ribuan perjalanan SIG dalam mendukung pelaku UMKM. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan poin 8, yakni mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja penuh dan produktif, dan pekerjaan yang layak bagi semua.

“Pemberdayaan UMKM oleh SIG dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan meningkatkan kapasitas dan produktivitas UMKM, serta melalui pendirian Rumah BUMN di sejumlah daerah, seperti Rumah BUMN Rembang, Rumah BUMN Surabaya, hingga Rumah BUMN Baturaja. SIG berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar naik kelas sehingga diharapkan bisa menjadi salah satu penghasil devisa bagi daerah dan juga nasional,” kata Vita. (-)

Editor: Sulistya

RELATED NEWS