Masjid Istiqlal Sediakan 10 Ribu Nasi Boks Gratis Buka Puasa
Jakarta, Jatengaja.com - Selama Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026, pengurus Masjid Istiqlal Jakarta Pusat menyediakan sebanyak 10 ribu nasi boks gratis untuk buka bursama para jemaah.
Para jemaah baik lelaki dan perempuan dapat memanfaatkan buka puasa gratis di Masjid Istiqlal, sebelum melaksanakan salat Mahrib berjamah di masjid terbesar di Indonesia tersebut.
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menegaskan masjid nasional itu hadir sebagai ruang kebersamaan bagi semua umat di bulan suci, tidak hanya untuk umat Muslim.
- Indeks Keyakinan Konsumen Jateng pada Januari 2026 Meningkat
- Jateng Panen Raya Padi, Diperkirakan Capai 3,35 Juta Ton KGK
- Dikunjungi Dubes India, Gubernur Jateng Tawarkan Investasi
- Kemenag Distribusikan 100 Ton Kurma Bantuan Arab Saudi
- Atur Keuangan Selama Ramadan agar Tak Tekor, Ini Caranya
“Kegiatan berbuka puasa di Istiqlal rutin digelar setiap hari. Pada akhir pekan, jumlah jamaah yang berbuka bisa mencapai 7.000 hingga 10.000 orang, sedangkan pada hari biasa berkisar antara 4.000 hingga 5.000 orang. Semuanya kami layani dengan nasi boks,” kata Nasaruddin.
Nasaruddin yang juga Menteri Agama menambahkan, Masjid Istiqlal memberi perhatian khusus kepada penyandang disabilitas dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti lift, toilet, dan area khusus di bagian depan masjid.
Di samping itu, selama bulan Ramadan Masjid Istiqlal juga menggelar kegiatan khataman Al-Qur’an yang berlangsung sejak pagi hingga malam. Ada pun, sejumlah kegiatan rutin tetap berjalan, seperti kursus berbagai bahasa asing mulai dari Inggris, Mandarin, Arab, Persia, Prancis, hingga program Bahasa Indonesia bagi penutur asing.
“Seluruh kursus ini gratis. Para pengajarnya pun native speaker, misalnya, kami mendatangkan pengajar langsung dari China untuk bahasa Mandarin,” katanya.
Semua program tersebut bisa diikuti secara gratis dan dibimbing langsung oleh pengajar penutur asli, termasuk yang berasal dari luar negeri.
Pada Ramadan tahun 2026, Masjid Istiqlal mengusung tema “Ramadan Hijau” sebagai langkah untuk mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dalam praktik kehidupan beragama.
Nasaruddin Umar menambahkan Masjid Istiqlal kini telah dilengkapi pembangkit listrik tenaga surya yang mendapat perhatian dunia. Panel surya yang terpasang di atap masjid mampu membantu menghemat penggunaan energi secara signifikan.
“Biasanya yang menjadi sorotan adalah gedung pencakar langit di Dubai atau Qatar, tetapi tahun lalu, yang menjadi perhatian dunia justru Masjid Istiqlal karena atap Istiqlal yang dipenuhi panel solar system. Dengan sistem ini, kami dapat menghemat energi dalam jumlah besar,” jelasnya.
Selain itu, pengelolaan air dilakukan dengan prinsip keberlanjutan, di mana seluruh air yang digunakan ditampung dan didaur ulang sehingga tidak ada yang terbuang ke saluran pembuangan. (-)
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 20 Feb 2026
