Kemenag Berikan 2.531 Kuota Haji 2022 yang Tak Terisi Kepada Jemaah Cadangan

SetyoNt - Sabtu, 21 Mei 2022 17:21 WIB
Kemenag Berikan 2.531 Kuota Haji 2022 yang Tak Terisi Kepada Jemaah Cadangan (Ilustrasi)

Jakarta, Jatengaja.com - Sebanyak 89.715 jemaah calon haji Indonesia telah telah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1443 H/2022 dan konfirmasi keberangkatan.

Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Saiful Mujab menyatakan dari kuota jemaah haji regular Indonesia 2022 sebanyak 92.246 orang yang melakukan pelunasan Bipih dan konfirmasi keberangkatan 89.725 orang.

“Sampai ditutup Jumat (20/5) sore sebanyak 89.715 jemaah telah melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan. Artinya, sudah 97,26 persendari kuota jemaah haji reguler yang berjumlah 92.246,” ujarnya dilansir kemenag.go.id, Sabtu (21/5).

Jumlah ini belum termasuk kuota untuk petugas haji daerah dan para pembimbing haji yang berasal dari KBIHU.

Proses pelunasan dan konfirmasi keberangkatan bagi jemaah haji 1443 H/2022 M dibuka selama dua pekan, 9-20 Mei 2022.

Dalam waktu yang bersamaan, lanjut Mujab, pihaknya juga telah memberi kesempatan bagi jemaah untuk melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan dengan status cadangan.

“Total ada 12.294 jemaah dengan status cadangan telah melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan. Jadi, sisa kuota yang berjumlah 2.531 ini diisi oleh jemaah cadangan yang telah melakukan pelunasan dan konfirmasi,” ujarnya.

Konfirmasi keberangkatan harus dilakukan oleh jemaah yang sudah melunasi Bipih 1441 H/2020 M.

Sementara, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F. Al-Rabiah. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (20/5).

Kepada Menteri Tawfiq, Menag menyampaikan bahwa kehadirannya di Jeddah atas arahan dari Presiden Joko Widodo. Tujuannya, untuk memastikan kesiapan dan kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia.

“Pemerintah Indonesia akan mengikuti peraturan Pemerintah Arab Saudi, termasuk terkait protokol kesehatan. Kami yakin semua itu diterapkan demi memberikan kenyamanan, termasuk bagi jemaah haji Indonesia,” ujar Menag Yaqut.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan layanan kepada seluruh jemaah haji, termasuk Indonesia.

Dengan kuota mencapai 100.051 orang, Indonesia adalah negara yang memberangkatkan jemaah haji paling banyak di dunia.

“Indonesia mendapat tempat istimewa di warga dan Pemerintah Arab Saudi,” tuturnya.

Menag tiba di Arab Saudi pada 18 Mei 2022 untuk meninjau dan mengecek kualitas layanan yang akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah. Layanan itu mencakup akomodasi, katering, dan transportasi.

Menag dijadwalkan ke Madinah untuk mengecek kesiapan dan kualitas layanan akomodasi, katering, dan transportasi bagi jemaah haji Indonesia saat berada di Madinah. Kloter pertama jemaah haji Indonesia akan diterbangkan pada 4 Juni 2022. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS