Jateng Dapat Jatah Kuota Haji 2026 Sebanyak 34.122 Jemaah
Semarang, Jatengaja.com - Jawa Tengah (Jateng) mendapatkan jatah kuota haji pada 2026 sebanyak 34.122 jemaah. Jumlah ini meningkat sebanyak 3.745 orang dibandingkan tahun lalu.
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) , Taj Yasin menyatakan kenaikkan kuota haji tersebut harus diimbangi dengan kesiapan layanan yang lebih baik, agar tidak menimbulkan persoalan terhadap jemaah.
“Kami harap penyelenggaraan 2026 bisa lebih baik lagi,” katanya saat menerima Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jateng Fitriyano di Semarang, Senin 12 Januari 2025.
- Wasit Indonesia Thoriq Akan Pimpin Piala AFC U23 Tahun 2026
- Mentan Amran Tinjau Penyitaan133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal
- RM Bambang Soeprapto Diperjuangkan Jadi Pahlawan Nasional
- Bakkris Pemprov Jateng Lewat Si Dia Baik Himpun Rp590 Juta
- Dokter Spisialis Sebut Superflu Dapat Dicegah dan Diobati
Sementara, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jateng, Fitriyanto mengatakan, kuota haji di wilayahnya terdiri dari haji reguler, prioritas lansia, pembimbing KBIHU, serta Petugas Haji Daerah dari Provinsi Jawa Tengah.
Menurut ia, calon jemaah haji Jateng yang sudah melakukan pelunasan biaya haji sampai Januari 2026, yang melakukan pelunasan sudah mencapai 34.518 orang, atau sekitar 102 persen dari kuota.
“Sehingga, Insyaallah kuota jemaah haji Jawa Tengah dapat diberangkatkan 100 persen, sepanjang tidak ada kendala seperti jemaah yang sakit, mundur dan sebagainya,” ujar Fitriyanto.
Mekanisme keberangkatan jemaah haji Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tahun 2026, lanjut, Fitriyanto, mengalami perubahan.
Bila sebelumnya, jemaah haji DIY, transit di Asrama Haji Donohudan Boyolali, maka pada tahun ini, DIY menjadi embarkasi mandiri berbasis hotel, dan terbang dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA)
Calon jemaah haji Jawa Tengah dan DIY yang sebelumnya seluruhnya melalui Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, tahun ini akan dibagi menjadi dua.
Sekitar 81 persen jemaah haji akan tetap berangkat melalui Embarkasi Solo, sementara sisanya atau sekitar 25 kloter akan diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA).
“Untuk embarkasi YIA fasilitas asrama haji akan memanfaatkan hotel yang telah disiapkan, yakni Hotel Ibis dan Novotel. Maskapai yang digunakan tetap Garuda Indonesia dengan tipe pesawat Airbus A330, berkapasitas sekitar 360 penumpang,” ujarnya.
Terkait jadwal keberangkatan, kloter pertama jemaah haji Jawa Tengah dijadwalkan mulai bergerak pada April 2026.
“Insyaallah, keberangkatan kloter pertama akan dimulai pada 21 April 2026 menuju Solo atau pun ke Yogyakarta, dan pada 22 April 2026 akan diberangkatkan ke Arab Saudi," kata dia. (-)
