Kafilah Jateng Peraih Juara MTQ Nasional 2026 Diguyur Bonus Uang Puluhan Juta

SetyoNt - Kamis, 24 September 2026 08:31 WIB
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi (kiri) menyerahkan bonus uang kepada kafilah Jawa Tengah peraih juara pada MTQ XXXI 2026 di Kota Semarang. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Kafilah Jawa Tengah peraih juara pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 di Kota Semarang mendapatkan bonus uang puluhan juta rupiah.

Seperti diketahui pada MTQ Nasional XXXI 2026 yang berlangsung 11-20 September, kontingen Jawa Tengah (Jateng) mengoleksi 36 gelar juara dari berbagai cabang dan golongan serta menempati peringkat kedua, di bawah Kalimantan Timur.

Prestasi itu terdiri atas delapan gelar terbaik pertama, tujuh terbaik kedua, 15 terbaik ketiga, dua juara harapan pertama, dua juara harapan kedua, dan dua juara harapan ketiga.

Penyerahan bonus dilakukan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dalam acara Jateng Bersholawat dalam rangka Tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, Rabu 23 September 2026 malam.

Bagi juara pertama, penghargaan yang diberikan tidak hanya berupa uang pembinaan Rp50 juta, tetapi juga hadiah umrah senilai Rp50 juta, sedangkan juara kedua mendapatkan uang pembinaan Rp40 juta, juara ketiga Rp30 juta.

Adapun untuk juara harapan pertama mendapat bonus senilai Rp20 juta, harapan kedua Rp15 juta, dan harapan ketiga Rp10 juta.

Baznas Jawa Tengah turut memberikan bonus tambahan senilai Rp282 juta kepada kafilah Jateng. Apresiasi tersebut juga diberikan kepada peserta yang belum berhasil membawa pulang gelar juara.

Salah satu penerima apresiasi adalah Muhammad Abdul Faqih dari Kota Semarang, peraih juara pertama cabang Tafsir Bahasa Indonesia.

Bagi Faqih, penghargaan tersebut terasa istimewa. Apalagi, MTQ kali ini menjadi kesempatan terakhirnya mengikuti kompetisi sebagai peserta.

“Alhamdulillah sangat bersyukur tentunya kami dari peserta sangat haturkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, Pemprov Jateng, dan seluruh pejabat pemerintahan Jawa Tengah yang telah mendukung dan mensukseskan kami sebagai kafilah Jawa Tengah tercinta ini,” ujarnya.

Faqih bukan pendatang baru di panggung MTQ nasional. Sebelumnya, ia pernah mewakili Jawa Tengah pada cabang hafalan 30 juz dan meraih juara pertama nasional.

Pada MTQ XXXI, ia mencoba tantangan baru dengan mengikuti cabang Tafsir Bahasa Indonesia. Hasilnya pun kembali membawanya ke podium tertinggi.

Menurut Faqih, tambahan hadiah umrah bagi juara pertama menjadi bentuk perhatian yang membuat dirinya semakin termotivasi untuk terus mendalami Alquran.

“Kalau dulu kami yang juara itu hanya diberi uang pembinaan. Alhamdulillah sekarang diberi penambahan yaitu hadiah umrah untuk yang juara satu. Tentunya ini sangat berterima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah yang terus-menerus mendukung masyarakatnya untuk semakin semangat dalam mempelajari Alquran,” katanya.

Hal senada dirasakan Zumrotul Luthfiyyah, kafilah asal Kabupaten Rembang yang meraih terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Inggris Putri.

“Alhamdulillah, bersyukur senang banget atas apresiasi yang sudah diberikan oleh Bapak Gubernur,” tuturnya.

Acara Jateng Bersholawat menghadirkan Majelis Sholawat Azzahir Pekalongan bersama Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf, serta ceramah disampaikan KH Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jawa Timur.(-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS