Telkom dan Injourney Kembangkan Platform Pariwisata

Selasa, 20 September 2022 21:19 WIB

Penulis:Sulistya

Editor:Sulistya

20 telkom.jpeg
Plt Direktur Enterprise & Business Service Telkom FM Venusiana (ketiga dari kanan) dan Direktur SDM dan Digital Injourney Herdy Harman (tengah) usai penandatanganan MoU kerja sama antara Telkom dengan Injourney di Kantor Injourney, Gedung Sarinah, Jakarta Pusat.

Jakarta, Jatengaja.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau Injourney bekerja sama mengembangkan Tourism Collaborative Platform.

Kerja sama bertujuan membangkitkan sektor pariwisata Indonesia melalui akselerasi digitalisasi ekosistem pariwisata yang sejalan dengan program pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional. 

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding antara Injourney dengan Telkom untuk mengembangkan Tourism Collaborative Platform. Penandatanganan dilakukan Direktur SDM dan Digital Injourney, Herdy Harman dan Plt Direktur Enterprise & Business Service Telkom, FM Venusiana di Kantor Injourney, di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat.

Nota kesepahaman mencakup kerja sama terkait layanan pengembangan TourismCollaborative Platform untuk memenuhi kebutuhan teknologi dan layanan telekomunikasi dengan fitur yang dapat memfasilitasi perjalanan wisatawan secara real time.

Plt Direktur Enterprise & Business Service Telkom, FM Venusiana R mengungkapkan, kolaborasi dilakukan dalam rangka mendukung aktivitas pelaku industri pariwisata dan traveller secara end to end, sehingga para pengusaha wisata dan wisatawan dapat merasakan kemudahan experience berwisata melalui suatu platform yang terintegrasi. 

“Pengembangan platform ini juga disiapkan untuk mendukung kesuksesan acara Presidensi KTT G20 yang akan diselenggarakan pada November mendatang,” katanya.

Direktur SDM dan Digital Injourney, Herdy Harman mengatakan, sinergi ini merupakan penggabungan kapabilitas bisnis dari Injourney dan Telkom. 

Dikatakan, injourney sebagai Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung merupakan ekosistem pariwisata multi sektor yang terdiri atas layanan bandar udara dan kargo, destinasi pariwisata, hotel, hingga manajemen retail serta industri kreatif memiliki komitmen besar untuk menciptakan pengembangan super platform perjalanan dan pariwisata. 

Teknologi Komunikasi

“Kolaborasi dengan Telkom yang memiliki kapabilitas di bidang jasa layanan teknologi komunikasi dan jaringan telekomunikasi terluas di Indonesia diharapkan mampu menjadi langkah besar kebangkitan sektor aviasi dan pariwisata,” kata Herdy.

Platform hasil sinergi Injourney dan Telkom ini akan menyuguhkan sebuah Tourism Collaboration Platform yang memfasilitasi 4 pemngalaman pariwisata; Pre-Trip, Booking, On-Trip, dan Post Trip. 

Pada Pre-Trip, wisatawan sebagai user dapat membuat rencana perjalanan melalui Tourism Hub, yaitu promosi digital berbasis big data di mana user dapat mencari info mengenai wisata yang diinginkan berdasarkan destinasi, pembuatan itinerary perjalanan sendiri, serta virtual tour.

Lalu, di fase Booking, wisatawan dapat melakukan booking terhadap objek wisata, akomodasi, transportasi, dan sebagainya yang diinginkan. Setelahnya, saat wisatawan sedang melakukan perjalanan wisata di fase On-Trip, wisatawan dapat mencari rekomendasi spot foto yang instagramable atau wisata-wisata hidden gem lainnya yang ada di daerah wisata sekitar.

Terakhir pada Post-Trip, user dapat melakukan rating & review terhadap pengalaman berwisatanya.

Platform ini tidak hanya memfasilitasi wisatawan saja, namun juga para pengelola bisnis pariwisata, mulai dari pengelola objek wisata, kuliner, akomodasi, event, paket tour, tour guide, dan lain-lain. Melalui platform ini, digitalisasi bisnis pariwisata akan dilakukan untuk para pengelola bisnis pariwisata yang masih beroperasi secara manual dan belum terhubung secara online.

Harapannya, platform itu dapat meningkatkan experience berwisata baik bagi para wisatawan maupun para pengelola bisnis pariwisata. Selain itu, dengan adanya platform ini dapat meningkatkan nilai devisa pariwisata, kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) Pariwisata di Indonesia, serta meningkatkan nilai ekspor produk ekonomi kreatif. (-)