jawa tengah
Kamis, 15 Januari 2026 16:49 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Perusahaan asal China, PT. Foshan Jinke bakal menanamkan investasi proyek air minum di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) dengan nilai mencapai Rp160 miliar.
Hal ini disampaikan perwakilan PT PT. Foshan Jinke William Yeoh saat melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen di Semarang Kamis, 15 Januari 2026.
Sebelumnya PT Foshan Jinke bersama PT. Tirta Utama Jawa Tengah (Perseroda) telah meninjau sejumlah titik sumber mata air di wilayah Jateng.
Dari enam lokasi yang disurvei, Boyolali menjadi salah satu titik yang paling diminati, karena sumber mata airnya dinilai ideal dan jauh dari kawasan permukiman.
William Yeoh mengungkapkan, ketertarikan perusahaannya berinvestasi di Jawa Tengah didasari hasil riset terhadap kualitas sumber mata air di wilayah tersebut.
Menurutnya, kondisi sumber mata air di Jawa Tengah sangat bersih dan sesuai dengan standar yang dibutuhkan perusahaan.
“Kami sudah melakukan riset dan melihat langsung. Para investor sangat puas dengan kualitas sumber mata air di sini. Airnya sangat bersih,” katanya.
Menurut William nilai investasi yang disiapkan perusahaannya berkisar 7-10 juta dolar AS atau sekitar Rp160 miliar.
Sementara, Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin mengatakan, investasi dari China sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata dia, pada prinsipnya mendukung penuh investasi tersebut selama seluruh prosesnya mematuhi aturan yang berlaku.
“Asal sesuai dengan regulasi. Selain itu, kami juga menekankan agar lokasi usaha benar-benar aman dan tidak menabrak lahan persawahan,” tegasnya.
Taj Yasin menambahkan, salah satu pertimbangan utama pemilihan lokasi di Boyolali adalah jarak sumber mata air yang relatif jauh dari aktivitas permukiman.
“Minimal satu sampai lima kilometer dari sumber mata air tidak ada permukiman. Lokasi di Boyolali ini sudah memenuhi kriteria tersebut,” ujarnya. (-)
Bagikan