jawa tengah
Jumat, 26 Juni 2026 22:50 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Jateng-Masjid Agung Jawa Tengah (PIMAJT) memberikan santunan kepada ratusan anak yatim dalam rangka peringatan10 Muharram 1448 Hijriah/2026.
Menggandeng BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, PP MAJT, LAZ MAJT, serta para donatur, PIMAJT memberikan santunan kepada 450 anak yatim di Kota Semarang, Demak, Kudus, dan Jepara.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis Ketua PIMAJT, Dr Hj Nur Kusuma Dewi, M.Si di Aula Kantor Pengelola Pelaksana Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT) Semarang, Jumat 26 Juni 2026.
Hadir dalam acara itu, Wakil Wali Kota Semarang Ir Izwar Aminuddin, Ketua PP MAJT sekaligus Ketua MUI Jateng Prof Dr KH. Noor Achmad, Sekretaris BAZNAS Jateng Drs H Ahyani, M.Si, Sekretaris PP MAJT Drs KH. Muhyiddin, MAg, dan Direktur LAZ MAJT Drs H Istajib AS.
Ketua PIMAJT Nur Kusuma Dewi, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya atas pencapaian tahun 2026, karena dana santunan yang berhasil dihimpun mencapai angka fantastis, yakni Rp225 juta.
“Alhamdulillah, setelah berjuang dengan kesungguhan, akhirnya tahun ini kami mendapat dana yang luar biasa besar dan sangat mengharukan. Kami sama sekali tidak menyangka bisa meraih dana sebesar Rp 225 juta," katanya dengan mata berkaca-kaca.
Menurutnya, berkat sinergi kokoh dari seluruh pihak, setiap anak yatim tahun ini menerima santunan tunai masing-masing senilai Rp 500.000. Santunan diberikan kepada 450 anak yatim-piatu dari wilayah Semarang dan sekitarnya yang memadati aula dengan senyum merekah.
“Semoga ikhtiar mulia ini menjadi tabungan di akhirat kelak agar kita semua bisa berdampingan dengan Rasulullah shalallahu alaihi wassalam di surga firdaus,” ujar Nur Kusuma Dewi seraya memohon doa agar kegiatan ini bisa terus terlaksana secara rutin dan istiqomah.
Kepada ratusan anak yang hadir, Nur Kusuma Dewi memberikan pesan menyentuh agar mereka tidak pernah berkecil hati walau telah kehilangan orang tua.
Dalam kesempatan itu, Ketua PIMAJT juga mengajak seluruh anak-anak melantunkan sholawat bersama agar senantiasa selamat di dunia dan akhirat.
Serta meminta keikhlasan doa dari para anak yatim agar para pengurus dan donatur selalu diberikan kesehatan dan keberkahan, mengingat doa anak yatim adalah doa yang mustajab dan cepat diijabah oleh Allah SWT.
"Alhamdulillah kegiatan santunan anak yatim ini sudah berlangsung lebih dari 20 tahun. Terima kasih kepada para donatur dan lembaga yang telah menjadi donatur, seperti PT Djarum, Unwahas, BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Jateng, serta donatur lainnya," ujarnya.
Ketua PP MAJT, Prof Noor Achmad, meminta anak yatim untuk tidak putus terus berikhtiar melalui jalur langit.
“Hiasi hari-hari kalian dengan doa agar tumbuh menjadi anak yang sholeh dan sholehah, yang kelak mengangkat derajat orang tua dan bangsa,” katanya.
Wakil Wali Kota Semarang, Izwar Aminuddin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepekaan sosial yang ditunjukkan PIMAJT dan MAJT.
“Bulan Muharram adalah bulan yang sangat istimewa, dan kegiatan santunan anak yatim ini memiliki makna yang luar biasa dalam menjaga kebersamaan kita. Kami berterima kasih kepada PIMAJT,” ujarnya.
Sementara, Sekretaris BAZNAS Jateng, Ahyani, menegaskan komitmen BAZNAS yang telah setia mengawal program ini selama tujuh tahun belakangan.
Selama tujuh tahun BAZNAS terus berkontribusi dalam kegiatan PIMAJT yang dinilai sebagai lembaga paling bagus, transparan, dan tepat sasaran dalam menyalurkan santunan anak yatim.
“Ke depan, kami harap PIMAJT bisa menggandeng lebih banyak lembaga terkait di Kota Semarang agar jangkauannya kian masif," puji Ahyani.(-)
Bagikan