Pemprov Jateng
Kamis, 01 Januari 2026 07:56 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengirimkan bantuan sebanyak ke delapan unit perangkat Starlink, guna menunjang kebutuhan sarana komunikasi informasi dilokasi bencana di Aceh.
Kedelapan unit Starlink tersebut merupakan bantuan dari para pengusaha internet yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah.
Sekretaris APJII Jateng, Sajiyanto mengatakan, perangkat Starlink nantinya akan dipasang di posko-posko bencana di Aceh, guna mendukung kegiatan komunikasi informasi di sana.
Ia menjelaskan, APJII juga berkomitmen untuk memberikan layanan internet ke seluruh pelosok daerah di Jawa Tengah. Saat ini ada sekitar 180-an provider yang mampu menjangkau kebutuhan sarana internet dan layanan komunikasi.
"Alhamdulillah di Jawa Tengah sekarang sudah banyak tercover. Jadi untuk blank spot sekarang jauh lebih baik dari sebelumnya, tinggal 10% yang blank spot. Lainnya sudah tercover semua," Sajiyanto usai bertemu Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 31 Desember 2025.
Sementara, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi berterima kasih kepada APJII atas bantuan perangkat internet ke wilayah bencana di Aceh, karena alat tersebut sangat dibutuhkan untuk sarana komunikasi.
Terkait pengiriman bantuan perangkat internet tersebut, Luthfi sudah berkoordinasi dengan Gubernur Aceh agar bisa dimanfaatkan di posko-posko pengungsian, sehingga komunikasi dapat berjalan dengan baik.
“Semoga masyarakat yang terdampak bencana terbantu atas bantuan dari Provinsi Jawa Tengah ini,” kata gubernur Jateng.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng, Agung Hariyadi menambahkan, sebelumnya sudah sudah mengirim satu unit perangkat internet untuk membantu komunikasi di lokasi bencana Aceh.
“Bantuan pertama itu direspons dengan baik Pemerintah Aceh. Setelah bantuan itu, Pemerintah Provivinsi Aceh berharap ada bantuan perangkat tambahan untuk memperluas jangkauan,” ujarnya.
Agung menjelaskan, bantuan perangkat internet tersebut sangat membantu sekali di lokasi bencana. Terutama dalam menyampaikan informasi terkait kondisi terkini di sana, khususnya di posko-posko bencana.
“Perangkat internet tersebut akan diperbantukan di lokasi bencana Aceh hingga terbangun infrastruktur permanen. Setelah itu, perangkat akan ditarik kembali untuk kebutuhan di Jawa Tengah atau kebutuhan di daerah lain yang membutuhkan sarana komunikasi,” harapnya. (-)
Bagikan
Kemenag
10 hari yang lalu
Rektor
19 hari yang lalu