Kemenhub
Selasa, 10 Maret 2026 21:52 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan program mudik dan balik lebaran gratis warga yang berada di perantauan dari Jakarta dan Bandung.
Berdasarkan data Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, program mudik lebaran gratis menggunakan armada bus dan kereta api akan dilaksanakan pada 16-17 Maret 2026.
Total ada 346 armada bus yang telah disiapkan untuk pemberangkatan tanggal 16 Maret 2026. Terbagi atas 323 bus dengan jumlah 16.086 kursi dari titik pemberangkatan TMII Jakarta, sedangkan 23 bus dengan jumlah 1.133 kursi yang diberangkatkan dari Bandung.
Sedangkan untuk mudik gratis menggunakan moda transportasi kereta api akan dilakukan pada 17 Maret, dengan total ada 17 rangkaian kereta api dengan jumlah 1.288 kursi.
Terbagi dalam dua pemberangkatan, yakni dari Stasiun Pasar Senen Jakarta ke Stasiun Solo Balapan sebanyak 8 rangkaian kereta atau 576 kursi menggunakan KA Jaka Tingkir, dan 1 rangkaian-72 kursi KA tambahan.
Kedua, dari Stasiun Pasar Senen Jakarta ke Stasiun Poncol Semarang sebanyak 8 rangkaian kereta – 640 kursi menggunakan KA Tawang Jaya.
"Bupati dan Walikota saya minta ikut jemput ke sana dan menyapa masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman. Mereka adalah duta kita di perantauan dan kebanyakan adalah pekerja informal,” ujar Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di Semarang, Senin, 9 Maret 2026.
Selain itu, Pemprov Jateng juga sudah menyediakan fasilitas balik rantau gratis menggunakan kereta api pada 27 Maret 2026 dari Stasiun Tawang Semarang. Ada 4 rangkaian kereta api dengan jumlah 320 kursi.
Sementara balik rantau gratis menggunakan bus dilakukan tanggal 28 Maret 2026 dari 3 titik utama, yaitu Asrama Haji Donohudan-Boyolali, Terminal Mangkang-Semarang, Terminal Bulupitu-Banyumas. Termasuk pemberangkatan mandiri dari Kabupaten Magelang, Blora, dan Kendal. Total ada 71 bus dengan jumlah 3.550 kursi.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menyatakan program mudik-balik gratis salah satu tujuannya adalah mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
“Mudik gratis dari Pemprov Jateng ini kita upayakan diintegrasikan dengan kementerian dan swasta, agar tidak ada pendaftar dobel, sehingga bus yang disediakan ada yang kosong,” kata dia. (-)
Bagikan