Kapolda Jateng Apresiasi Masyarakat Malam Takbiran Idulfitri Kondusif

Sabtu, 21 Maret 2026 17:20 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

kapolda.jpg
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo (kiri) menyatakan malam takbiran yang digelar umat Islam untuk menyambut Idulfitri 1447 Hijriah/2026 berlangsung aman dan kondusif. (dok. Humas Polda Jateng)

Semarang, Jatengaja.com  - Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyatakan malam takbiran yang digelar umat Islam untuk menyambut Idulfitri 1447 Hijriah/2026 berlangsung aman dan kondusif. 

Orang nomor satu di Polda Jateng ini pun memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga ketertiban pada malam takbiran Idulfitri tersebu.

​“Alhamdulillah, malam takbiran di Jawa Tengah khususnya Kota Semarang berjalan dengan sangat tertib. Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang merayakannya dengan penuh kedamaian," kata Kapolda usai melakukan peninjauan di Pospam Terpadu Simpang Lima Kota Semarang, Jumat 20 Maret 2026 malam.

Dalam peninjauan Kapolda didampingi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, serta jajaran Forkopimda Jateng.

Meskipun situasi berjalan lancar, lanjut Kapolda Jateng, tetap menyiagakan kekuatan penuh untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Lebaran atau Idulfitri. 

Sebanyak 11.800 personel telah diterjunkan untuk mengamankan jalannya takbir keliling di 55 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah.

​Selain fokus pada malam takbiran, Kapolda menambahkan sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh stakeholder terkait telah dipersiapkan untuk mengawal objek wisata selama libur Lebaran.

​"Kami sudah menyiapkan pola pengamanan di seluruh objek wisata, tidak hanya wisata air tapi semua destinasi yang ada di Jawa Tengah. Semua kita amankan secara sinergi agar tagline Mudik Aman, Keluarga Bahagia benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengingatkan masyarakat bahwa Jawa Tengah sering kali menjadi titik jenuh bagi para pemudik, sehingga agar para pengendara tidak memaksakan diri dan tetap mengutamakan keselamatan.

"Jangan buru-buru dalam perjalanan. Manfaatkan rest area di sepanjang jalur mudik atau tempat penginapan lain yang aman dan nyaman. Pastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sehingga perjalanan dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Luthfi. ***