Dukung UMKM Tembus Pasar Internasional, BI Jateng Gelar Pameran UMKM Grande 2026

Jumat, 08 Mei 2026 07:47 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

bi umkm.jpg
Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah , M Noor Nugroho (tiga dari kiri) usai membuka Pameran UMKM Grande 2026 di Mal Paragon Semarang, Kamis 7 Mei 2026. (Jatengaja.com/dok Humas BI Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) unggulan sektor makanan-minuman, fesyen, wastra, hingga kriya mengikuti pameran UMKM Grande 2026.

Pameran UMKM Grande yang digagas kantor Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah tersebut digelar di Mal Paragon di Jalan Pemuda Kota Semarang, Kamis-Senin 7-11 Mei 2026.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah (Jateng), M Noor Nugroho menyatakan konsep “Grande” yang diusung merepresentasikan empat pilar utama transformasi masa depan UMKM.

“Grande merepresentasikan empat pilar utama, yaitu green, kerakyatan, digital, dan ekspor sebagai fondasi transformasi UMKM menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” katanya dalam sambutan saat membuka Pameran UMKM Grande 2026 di Mal Paragon Semarang, Kamis 7 Mei 2026.

Ia menjelaskan  Pameran UMKM Grande 2026 yang diikuti 90 UMKM unggulan di Jateng mengusung tema “Tumbuh, Tangguh, dan Mendunia”.

“Tema ini mencerminkan harapan besar agar UMKM Jateng tidak hanya sekadar berkembang, tetapi mampu beradaptasi di tengah tantangan zaman serta menembus pasar internasional,” ujarnya.

Noor Nugroho menambahkan Bank Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung UMKM agar mampu naik kelas, memperluas pasar, serta bertransformasi menuju UMKM yang digital, berkelanjutan, dan berorientasi ekspor.

“Kami berharap UMKM Jawa Tengah semakin percaya diri dan mampu menunjukkan bahwa produk lokal memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk internasional,” harapnya.

Pelaksanaan pameran UMKM Grande 2026 yang merupakan transfomasi dari UMKM Gayeng berbeda dari tahun sebelumnya, yakni dengan  memperkenalkan beberapa inisiatif strategis. 

Salah satunya adalah Sustainability Hub, sebuah booth edukasi praktik ekonomi hijau yang mengajak pengunjung memahami pengolahan limbah hingga penghitungan emisi karbon melalui CarbonWise Corner.

Selain itu, terdapat booth Financial Access – Aku Bisa Sejahtera yang merupakan hasil sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui layanan konsultasi SLIK hingga SIAPIK.

Selama pameran ada berbagai program menarik seperti business matching, live selling bersama affiliator, hingga kegiatan Semarak Jateng 2026 yang berfokus pada pengembangan wastra dan kriya hasil kerja sama dengan Pemprov dan Dekranasda Jateng.

Tak ketinggalan, ajang bergengsi Kompetisi Seduh Racik Kopi Grande kembali hadir dengan menghadirkan barista berprestasi nasional sebagai bagian dari seleksi Championship Cangkir Barista. (-)