Diperkuat Megawati, Jakarta Pertamina Enduro Lolos Grand Final Proliga

Sabtu, 18 April 2026 17:18 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

bal voli.jpg
Pemaian Jakarta Pertamina Enduro (kiri) melancarkan smas ke arah pertahanan Popsivo Polwan pada pertandingan di GOR Jatidiri Semarang, Jumat 17 April 2026 malam. (dok. Humas Proliga)

Semarang, Jatengaja.com - Tim voli putri  Jakarta Pertamina Enduro (JPE) yang diperkuat pemain nasional Megawati Hangestri memastikan lolos ke babak Grand Final Proliga 2026.

Kepastian ini setelah Megatron julukan Megawati dkk mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-0 (25-16, 25-14, 25-16) dalam lanjutan seri ketiga Final Four di GOR Jatidiri, Semarang, Jumat 17 April 2026 malam.

Kemenangan ini membawa tim Jakarta Pertamina Enduro menyusul Phonska Plus yang sudah lebih dulu lolos ke babak Grand Final Proliga 2026, yang akan digelar di Yogyakarta.

Menghadapi Popsivo Polwan, pelatih Jakarta Pertamina Enduro (JPE), Bullent Karsioglu tim inti yakni Megawati Hangestri, Tisya Amallya, Wilma Salas, Rissa Mega, Nurlaili, dan Irina Voronkova.

​Set pertama JPE sempat memimpin jauh 10-4, namun, Popsivo Polwan yang dikomandoi Amalia Fajrina dan legiun asing Yonkaira Pena, Malwina Smarzek, menipiskan jarak menjadi 14-12.

Menyadari momentum lawan bangkit, Karsioglu mengambil time-out krusial. Strategi tersebut terbukti ampuh, JPE kembali menjauh 16-12 dan mengakhiri set pertama dengan skor 25-16.

Di set kedua, dominasi JPE semakin tak terbendung,  terus memimpin 15-7 di pertengahan set. Meski sempat mendapatan perlawanan Popsivo, Megawati dkk menutup set kedua dengan skor mencolok 25-14.

Pada set ketiga, JPE kembali mendominasi pertandingan sehingga 15-8. Pelatih JPE Bullent Karsioglu menarik Megawati, namun tidak menghentikan serangan dan menang 25-16, sekaligus menutup pertandingan dengan kemenangan sempurna 3-0.

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bullent Karsioglu menyatakan permainan anak asuhnya lambat karena mengalami cuaca panas di lapangan. 

Pelatih asal Turki itu berharap pada laga Grand Final nanti cuaca lebih baik, "Sehingga kita bisa menyusun strategi berbeda dengan di Semarang," katanya.

Sementara, pelatih Popsivo, Darko Dobreskov mengungkapkan anak asuhnya bermain buruk saat melawan Jakarta Pertamina Enduro JPE.

“Saya agak sulit dia memahami. Ini penampilan yang tidak seperti biasanya. Para pemain tampil sangat buruk,” ujarnya.(-)