Nawal Yasin Ajak Teladani Sosok Pahlawan Nasional Wanita RA Kartini
Semarang, Jatengaja.com - Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mendorong organisasi perempuan menjadi ruang pengembangan kreativitas dan aktualisasi untuk menyalurkan potensi yang dimiliki agar terus bertumbuh.
Hal itu disampaikan Nawal, saat Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini Dharma Wanita Persatuan Universitas Diponegoro (DWP Undip) bertema “Kartini Masa Kini: Berkarya, Berdaya, dan Menguatkan Silaturahmi”, di Gedung Kewirausahaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jumat (17/4/2026).
Dalam kegiatan itu, puluhan ibu anggota DWP Undip menampilkan beragam pertunjukan seni, mulai dari musik tradisional dan hadroh, paduan suara, menyanyi, hingga tari.
- Perjalanan UMKM Bumbu Instan Tembus Ekspor Bersama LinkUMKM BRI
- Kisah BRILink Agen Miya, Perempuan yang Gerakkan Ekonomi Warga
- Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia akan Dibangun di Brebes
- Jateng Beri Uang Tali Asih Atlet Peraih Medali ASEAN Paragames 2025
- Kisah Sukses Ras Farm, Inovasi dan Dukungan KUR BRI
Nawal mengapresiasi kegiatan tersebut, yang dinilai berhasil menghadirkan wadah bagi para istri dosen di lingkungan Kampus Undip, untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas dalam suasana kebersamaan.
“Kita lihat hari ini ibu-ibu DWP Undip begitu produktif. Bukan hanya berjibaku dengan keilmuan, tetapi juga betul-betul menyalurkan hobi-hobi, dan ini sangat positif,” katanya.
Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan direplikasi oleh organisasi perempuan lainnya, sehingga semakin banyak ruang yang tercipta untuk mendukung pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.
"Harapannya bisa menginspirasi organisasi-organisasi lainnya, terkait bagaimana ibu-ibu ini aktivitasnya lebih terarah, lebih produktif, dan bisa juga melestarikan kebudayaan-kebudayaan yang ada juga,” ujar Nawal yang juga Ketua TP PKK Jateng.
Menyambut peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April mendatang, Nawa, mengajak para perempuan di Jawa Tengah untuk meneladani spirit dan perjuangan RA Kartini sebagai pahlawan nasional.
Menurut Nawal, ada tiga hal dari sosok RA Kartini yang patut diteladani. Pertama, sebagai pendidik, Kartini mendirikan sekolah bagi perempuan agar memiliki bekal dalam mendidik generasi penerus.
Kedua, RA Kartini menjadi simbol perlawanan terhadap kekerasan dan diskriminasi perempuan, dan ketiga membebaskan ruang gerak perempuan yang terbatas pada ranah domestik, menuju peran yang lebih luas di ruang publik.
"Ini menjadikan modal semangat bagi kita untuk tetap menjaga nilai-nilai RA Kartini agar lebih berdampak terhadap perempuan. Baik itu secara ekonomi, pendidikan, dan sosial untuk permasalahan di Jawa Tengah saat ini,” ujar istri wakil Gubernur Jateng ini. (-)
