BI Serahkan Dana Rp633,3 Juta Hasil Rupiah Borobudur Playon 2026 ke Masyarakat

Minggu, 05 Juli 2026 19:44 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

bi dana.jpg
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, M Noor Nugroho (dua dari kitri) secara simbolis menyerahkan dana Rp633,363 juta dari hasil Rupiah Borobudur Playon di Magelang, Minggu 5 Juli 2026. (Jatengaja.com/SetyoNt)

Magelang, Jatengaja.com - Bank Indonesia Jawa Tengah (Jateng) berhasil mengumpulkan dana senilai Rp633.363 juta melalui ajang lari Rupiah Borobudur Playon 2026.

Dana tersebut berasal dari uang pendaftaran para peserta lari kategori 5K dan 10K dalam ajang Rupiah Borobudur Playon 2026 yang tercatat sebanyak 4.000 orang dari berbagai daerah di Jateng dam luar provinsi.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah, M Noor Nugroho menyatakan, total dana yang terkumpul senilai Rp633,363 juta disumbangkan semuanya kepada masyarakat di Kecamatan Borobudur.

“Dana akan disalurkan kepada 10 desa dalam bentuk dukungan program pengelolaan sampah dan pengembangan desa di sekitar kawasan Borobudur,” katanya pada penyerahan secara simbolis dana Rp633.363 juta kepada Camat Kecamatan Borobudur Magelang, Minggu 5 Juli 2026.

Lebih lanjut, Nugroho menyatakan tema “Lari untuk Berbagi” mengandung makna selain menjadi ajang olahraga, Rupiah Borobudur Playon 2026 juga menjadi media untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. 

“Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia mendukung pengembangan sport tourism yang mengintegrasikan olahraga, pemberdayaan ekonomi, edukasi kebanksentralan, dan kepedulian sosial,” katanya. 

Ia menambahkan sejak digelar Rupiah Borobudur Playon pada tahun 2022, total sumbangan yang diberikan kepada masyarakat mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Sementara. Sekda Jateng Sumarno dalam kesemapatan sama, menyatakan,  Rupiah Borobudur Playon menjadi contoh sebuah event olahraga mampu memberikan manfaat yang lebih luas.

“Selain menggerakkan sektor pariwisata dan UMKM, penyelenggaraan tahun ini juga menghadirkan dampak sosial melalui penyaluran dana pendaftaran peserta untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia Jateng juga melaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan Peningkatan Literasi Rupiah bersam tujuh Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah, antara lain Kendal, Temanggung, dan Magelang. 

Kesepakatan tersebut merupakan langkah konkret dalam memperluas jangkauan edukasi cinta bangga rupiah hingga ke tingkat daerah, sehingga pemahaman masyarakat terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara semakin kuat. (-)