73 Santri dan Pengasuh Pesantren di Jateng Dapat Beasiswa Kuliah Gratis

Senin, 03 Agustus 2026 22:56 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

beasiswa.jpg
73 Santri dan Pengasuh Pesantren di Jateng Dapat Beasiswa Kuliah Gratis. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Sebanyak 73 orang santri dan pengasuh pondok pesantren dinyatakan sebagai penerima beasiswa kuliah gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LSFF) Provinsi Jawa Tengah, Hasyim Muhammad, mengatakan, dari 942 orang pendaftar setelah melalui seleksi sebanyak 73 orang ditetapkan penerima beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren 2026.

Seleksi meliputi akademik dan wawancara. Dengan materi wawancara kemampuan baca kitab kuning, hafalan Al-Quran, kepesantrenan, dan wawasan kebangsaan. 

“Dari 942 pendaftar setelah dilakukan seleksi yang lolos 73 orang santri dan pengasuh pesantren. Namanya sudah kita umumkan pada 3 Agustus 2026,” kata Hasyim di Semarang, Senin 3 Agustus 2026.

Menurutnya, dari 73 orang itu, 15 orang mendapatkan beasiswa kuliah luar negeri (S1), dan 58 orang lolos beasiswa dalam negeri (S1, S2, S3). Untuk beasiswa luar negeri ada yang ke China, Al Azhar Mesir, dan Yaman. 

Para penerima beasiswa itu mengambil berbagai bidang studi, mulai dari kedokteran, keperawatan, kesehatan masyarakat, pertanian, humaniora, keislaman, dan lain sebagainya.

Hasyim menyatakan, untuk penerima beasiswa luar negeri akan diberikan biaya kuliah, biaya visa, biaya hidup, asuransi kesehatan, dan bantuan tiket pesawat PP. 

Untuk dalam negeri diberi beasiswa berupa bantuan uang kuliah tunggal/UKT setiap semester. 

"Beasiswa akan dimulai pada semester ini, tergantung dari kalender akademik masing-masing perguruan tinggi, yang jelas kampusnya harus yang sudah melakukan Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

Sementara, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, penerima beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren yang lolos akan dikumpulkan untuk diberikan bimbingan teknis dan motivasi agar sungguh-sungguh untuk belajar. 

"Alhamdulilah untuk program beasiwa santri dan pengasuh pesantren sudah selesai semua tahapanya. Perkiraan di pertengahan bulan ini (Agustus) mereka akan kita panggil, kita motivasi agar benar-benar konsen pendidikannya," ucapnya. 

Taj Yasin menambahkan setelah lulus, para penerima beasiswa diwajibkan pulang ke pesantren masing-masing untuk mengamalkan ilmunya. 

“Karena ini program perdana, kami akan mengawal dan terus melakukan evaluasi. Jika hasilnya bagus tahun depan bisa dibuka lagi,” ujarnya.(-)