Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia Diproyeksikan Ditonton 1 Miliar Orang
Jakarta, Jatengaja.com - Indonesia menjadi tuan rumah turnamen FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan diikuti tim sepak bola nasional dari delapan Negara, termasuk Timnas Indonesia .
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan turnamen perdana yang secara resmi diorganisasikan FIFA tersebut diproyeksikan memiliki potensi penonton lebih dari 1 miliar orang.
Menurut Erick Thohir, potensi jumlah penonton tersebut berasal dari akumulasi populasi negara-negara Asia Tenggara serta negara yang menjadi tim undangan, yakni Bangladesh dan Pakistan.
- Transaksi Pameran MTQ Nasional di Semarang Capai Rp500 Juta per Hari
- 10 Tahun Jenius, Perluas Solusi Finansial untuk Masyarakat Digital Savvy
- Menko Bidang Pangan Lepas Ekspor Bawang Merah Asal Brebes ke Thailand
“Pertandingan nantinya juga disiarkan di televisi-televisi masing-masing negara seperti Bangladesh, Pakistan, serta Indonesia yang disiarkan secara resmi oleh Emtek Media,” katanya dilansir dari Infopublik.id, Selasa 15 September 2026.
Besarnya basis penonton tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk memperoleh manfaat lebih luas dari penyelenggaraan turnamen, tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga ekonomi, pariwisata, industri kreatif, serta promosi budaya nasional.
Erick Thohir dalam konferensi pers pengumuman official broadcaster FIFA ASEAN Cup 2026 di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Senin 14 September 2026, menjelaskan turnsmen dibagi menjadi dua divisi.
Divisi 1 digelar di Indonesia dengan melibatkan enam negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina, serta dua negara undangan dari luar Asia Tenggara, yaitu Bangladesh dan Pakistan.
Sedangkan Divisi 2 digelar di Hong Kong dengan peserta Hong Kong, Myanmar, Laos, Kamboja, Timor Leste, dan Brunei Darussalam.
“Format ini menjadi bagian dari upaya FIFA mendorong kompetisi antarfederasi yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola di berbagai Negara,” ujarnya.
FIFA tidak hanya mendorong peningkatan prestasi tim nasional, tetapi juga menginginkan federasi sepak bola memiliki program dan kondisi finansial yang kuat.
“FIFA ASEAN Cup memiliki tujuan untuk menjadi sarana benchmark perkembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara dan negara di luar kawasan tersebut,” kata Ketua Umum PSSI.
Ia menambahkan Indonesia mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah divisi utama dalam edisi perdana turnamen tersebut merupakan i kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi Indonesia setelah sebelumnya sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 dan FIFA Series.
- Pembangunan Proyek PSEL Semarang Raya akan Dimulai Desember 2026
- Undip Jalin Kerja Sama dengan Universitas di China Bidang AI dan Robotika
- Kemkomdigi Take Down 7.908 Konten Iklan Lowongan Kerja Luar Negeri Fiktif
Persiapan penyelenggaraan terus dilakukan, antara lain melalui sosialisasi di Jakarta dan Bandung yang menjadi dua kota lokasi pertandingan.
Selain pertandingan, PSSI menyiapkan Fans Zone di sekitar stadion yang telah mendapat persetujuan FIFA dengan menghadirkan berbagai unsur budaya Indonesia, termasuk musik dan kuliner khas Nusantara.
“Ini kesempatan untuk ikut mengenalkan budaya kita, musik kita, makanan kita juga. Mudah-mudahan ini menjadi hype, sehingga penonton tidak hanya mendapat hiburan sepak bola, tetapi juga pengalaman musik, budaya, dan kuliner Indonesia yang terkenal,” ujar Erick.
Dengan basis penonton yang besar dan keterlibatan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara serta negara undangan, FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat kegiatan sepak bola internasional di kawasan. (-)
