Wisata Deles Indah Klaten Siap Sambut Pelancong
Klaten, Jatengaja.com – Objek wisata Deles Indah di Desa Sidorejo, Kemalang, Kabupaten Klaten, resmi dibuka untuk menyambut para pelancong, Sabtu (21/12/2024).
Pembukaan wisata di lereng Gunung Merapi tersebut, dilakukan Bupati Klaten, Sri Mulyani.
Perlu diketahui, Pemkab Klaten melakukan revitalisasi objek wisata Deles Indah sejak pertengahan 2024 lalu. Upaya tersebut dilakukan untuk mengembalikan objek wisata lereng Merapi, yang sempat menjadi primadona wisata di Kabupaten Klaten itu.
- Indosat Perkirakan Liburan Nataru Terjadi Peningkatan Trafik Data Sebesar 16,58 Persen
- Gasak Pesilat Filipina, Atlet Jateng Safira Raih Medali Emas Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024
- Loko Café Jadi Makin Modern dengan Transaksi Digital dari BRI dan KAI
Bupati Klaten Sri Mulyani mengartakan, pembangunan tersebut merupakan komitmen Pemkab Klaten dalam meningkatkan sektor pariwisata lokal. Diharapkan, melalui pembangunan objek wisata Deles Indah, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga di Kecamatan Kemalang, sekaligus pelestarian lingkungan di lereng Gunung Merapi.
“Kita pertahankan wisata ini sebagai destinasi wisata yang legend, serta peduli dan cinta dengan alam,” katanya dikutip dari jatengprov.go.id.
Menurut bupati, pembangunan Deles Indah tidak hanya berhenti hingga peresmian, namun Pemkab Klaten berkomitmen untuk terus melakukan penataan secara bertahap, pada kawasan wisata Deles Indah.
DAK
“Pembangunan Deles Indah menggunakan dana dari Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) sebesar R 5,1 miliar melalui DAK (Dana Alokasi Khusus), sehingga sudah ditentukan peruntukannya. Selanjutnya akan dilengkapi melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) secara bertahap, agar wisata di Deles Indah semakin baik dan nyaman untuk wisatawan,” katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten, Sri Nugroho mengatakan, lokasi penataan berdekatan dengan pesanggrahan Paku Buwono (PB) X, yang lahannya merupakan aset milik Pemkab Klaten.
“Sesuai petunjuk teknis dari Kemenparekraf, sasaran pembangunannya yakni pembuatan fasilitas umum. Termasuk pendirian gedung tourism information center (TIC). Selain itu, ada penambahan gazebo 30 unit, dan 30 kios,” ujar Sri Nugroho.
- Sejumlah Tragedi Akibat Utang Pinjol Berujung Kematian Sepanjang 2024
- Telkom Infrastruktur Indonesia - MyRepublic Jalin Kerja Sama Hadirkan Akses Internet Berkualitas
- Kapolda Jateng Lantik 1.079 Bintara Muda Polri Lulusan SPN Purworejo
Dalam laporannya, ia menyampaikan, pembangunan objek wisata Deles Indah, merupakan komitmen bersama Pemkab Klaten dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan. Termasuk, pembangunan fasilitas penunjang wisata, di antaranya pembangunan jalan di lereng Merapi, hingga pembangunan sentra ekonomi masyarakat.
Sri Nugroho membeberkan, kegiatan yang diresmikan dalam kesempatan kali itu meliputi tiga dinas, yaitu Disbudporapar tentang penguatan destinasi wisata Deles Indah melalui DAK pemerintah pusat, meliputi pembangunan area utama fasilitas umum, dan area penunjang wisata. Yang kedua dari DPUPR melalui DAU (Dana Alokasi Umum), meliputi pembangunan beberapa ruas jalan di wilayah Kemalang.
“Yang ketiga DKUMKP, pembangunan 10 kios di Pasar Pokoh Desa Menden, Kebonarum. Diharapkan, melalui pembangunan ini turut meningkatkan ekonomi kerakyatan,” katanya. (-)