Undip Gelontorkan Dana Rp6 Miliar untuk Makan Siang Gratis Mahasiswa

SetyoNt - Sabtu, 11 April 2026 17:02 WIB
Petugas Program Food Truck Undip sedang menyiapkan makan siang bergizi gratis kepada mahasiswa. (dok. Humas Undip)

Semarang, Jatengaja.com - Sebelum adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa, ternyata Undip Semarang sejak 2022 telah menghadirkan Program Food Truck untuk menyedikan makan siang bergizi gratis kepada mahasiswa.

Rektor Undip, Prof Dr Suharnomo, SE, MSi menyatakan, program Food Truck bentuk kepedulian kampus dalam menyediakan makanan sehat yang diharapkan mampu mendorong produktivitas dan semangat belajar mahasiswa yang membutuhkan.

Program food truck, menurut rektor merupakan bentuk BRImo Tawarkan Kemudahan Bayar UTBK SNBT, Ini Caranya

“Ketika hari ini kita berbicara tentang makan bergizi gratis, Universitas Diponegoro sesungguhnya telah memulai sejak tahun 2022 melalui program Food Truck UNDIP. Program ini membagikan makanan bergizi gratis bagi mahasiswa yang membutuhkan,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu 11 April 2026.

Rektor meyebutkan Undip setiap tahunnya mengalokasikan anggaran senilai Rp6 miliar untuk memastikan operasional Food Truck agar dapat menjangkau mahasiswa yang membutuhkan dukungan ekonomi.

Dengan kapasitas produksi yang baik, setiap hari dapur Food Truck UNDIP menyediakan sekitar 1.850 porsi makan siang, yang jika diakumulasikan mencapai sekitar 450.000 paket makanan setiap tahun.

“Keunggulan program ini terletak pada proses produksinya yang dikelola secara profesional oleh unit jasa boga internal,”ujarnya.

Manajer Jasa Boga Aroemanis Catering PT UNDIP Maju, Kristi Febi Nugrahaningrum, menjelaskan seluruh rangkaian pengolahan dilakukan dengan standar higienis yang tinggi.

“Dapur kami beroperasi dari hari Minggu hingga Kamis. Seluruh tim profesional terlibat langsung mulai dari proses pengolahan, pemilihan bahan baku, hingga penyusunan menu yang memenuhi standar sehat dan bergizi,” jelasnya.

Ia menyatakan untuk menjaga kualitas bahan makanan, tim telah menyusun menu selama satu bulan dan mengoordinasikannya dengan pemasok bahan segar yang dikirimkan H-1 ke dapur.

Proses memasak dilakukan dalam beberapa tahapan oleh koki yang berpengalaman. Komposisi menu juga dijaga agar selalu mencakup unsur sayur, protein, dan karbohidrat guna memenuhi kebutuhan gizi mahasiswa.

“Aspek pengawasan kualitas dan distribusi juga menjadi fokus utama dalam menjamin efektivitas program,” katanya.

Sementara, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNDIP, Edy Surahmad, S.Pd., M.Si, menyatakan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan kesesuaian sajian dengan standar kesehatan.

“Kami dari Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni senantiasa memantau komposisi nutrisi dalam Food Truck. Hal ini penting agar mahasiswa mendapatkan asupan yang seimbang untuk menunjang aktivitas akademik mereka,” jelasnya.

Selain dilaksanakan di kampus utama UNDIP di Tembalang, Food Truck juga dilaksanakan di Kampus UNDIP di Pekalongan, Jepara, Rembang, dan Batang di mana pelaksanaannya dilaksanakan di unit masing-masing. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS